Selamat Hari Kretek Nasional

rokok kretek
rokok kretek

Sejak berdirinya Komunitas Kretek, kami telah mendedikasikan diri pada kretek sebagai bagian dari kelompok masyarakat atau stakeholder pertembakauan yang berada di garis depan dalam mempertahankan keberadaan kretek di Indonesia. Bukan semata karena kami menikmati setiap hisapannya, namun ada 1001 alasan kenapa kami memilih menjadi bagian dari kretek.

Dan setiap tanggal 3 Oktober di setiap tahunnya pula, kami selalu merayakan dan memperingati tanggal tersebut sebagai Hari Kretek Nasional. Bukan karena secara kebetulan dan tidak disengaja lahirnya Komunitas Kretek yang bertepatan pada tanggal 3 Oktober 2010, namun ada 1001 alasan kenapa kami menetapkan tanggal 3 Oktober sebagai hari kretek nasional.

Museum Kretek terdapat di Kudus, Jawa Tengah. Museum tersebut didirikan dan diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah pada saat masa itu, Soepardjo Roestam, pada tanggal 3 Oktober 1986. Kenapa kretek sampai dibuatkan sebuah museum, karena kretek adalah ciptaan anak bangsa (Haji Djamhari) dan telah banyak memberikan kontribusi bagi perkonomian daerah Kudus, serta perekonomian Indonesia secara umum.

Digagas dan diresmikan oleh pemerintah, tentunya adalah sebuah bentuk pengakauan pemerintah atau negara atas kretek ataupun atas museum kretek. Museum kretek menjadi sebuah simbol dan prasasti yang dibangun oleh negara untuk memberikan penanda bagi masyarakat luas dan juga generasi penerus bangsa ini, bahwasanya kretek mempunyai peranan yang besar dalam membangun negeri ini.

Sebagai bagian dari kebudayaan leluhur yang diwariskan turun temurun, menyumbangkan cukai ratusan triliun setiap tahun, menyerap tenaga kerja yang jumlahnya mencapai angka juga, memberikan kehidupan bagi para petani tembakau dan cengkeh, adalah hal-hal yang secara kongkret disumbangkan oleh kretek kepada negeri ini.

Atas berbagai dasar itu dan hal-hal lainnya, tidak berlebihan rasanya jika kita memberikan satu hari yang kita persembahkan kepada kretek dengan segala kontribusi dan perannya. Selayaknya juga negeri ini memberikan sebuah penghargaan dalam bentuk hari perayaan pada orang atau produk budaya yang telah memberikan sumbangsih besar bagi nusantara.

Dan pada kesempatan ini pula, kami dari Komunitas Kretek mengucapkan selamat Hari Kretek Nasional kepada negeri ini, kepada masyarakat, kepada Haji Djamhari yang dari tangan kreatifnya telah menjadikan kretek sebagai ciptaan agung anak nusantara kepada dunia, kepada mereka-mereka yang pernah dan masih meneruskan, menjadikan kretek sebagai sebuah simbol perlawanan terhadap penjajahan.

Selamat Hari Kretek Nasinal. Semoga kretek terus mampu bertahan dari serangan berbagai kepentingan modal asing dan komparador-komparador modal asing yang ingin merebut kretek dari para pewaris sahnya, bangsa Indonesia. Jayalah kretek, jayalah Indonesia.