The Supreme Court of India in New Delhi on Sept 1, 2014. The government Monday told the Supreme Court that they stood by its verdict holding allocation of coal blocks since 1993 as illegal, and was ready to auction these blocks if they are cancelled but sought exceptions for some mines which were operational.. (Photo: IANS)

Mahkamah Agung India, pada hari Selasa 9 Maret 2016, mengejutkan banyak pihak dengan mempertanyakan apakah ada bukti konklusif untuk mengatakan bahwa merokok menyebabkan kanker.

“Bagaimana anda membuktikannya? Ada orang-orang non-perokok yang terjangkit kanker.”

Begitu kira-kira yang dipertanyakan oleh hakim agung T S Thakur dan U U Lalit. Gugatan ke Mahkamah Agung tersebut berkaitan atas kemasan rokok yang dibuat dengan sedemikian warna untuk tampil menarik. Juga atas kasus Allahabad, yang kecanduan ‘gutka’ dan merokok, yang sedang berjuang melawan lidah dan kanker mulut di sebuah rumah sakit Mumbai.

“Apakah mungkin untuk mengatakan dengan pasti bahwa merokok menyebabkan kanker? Ada orang-orang yang non-perokok yang terjangkit kanker. Dan ada orang-orang yang perokok namun hidup sehat sampai akhir,” tanya Hakim Agung.

Seorang advokat berusia 66 tahun, Umesh Narayan Sharma, mengatakan bahwa hasil dari evaluasi kebijakan pengendalian tembakau, memperkirakan bahwa pada tahun 2020, merokok dan penggunaan tembakau dapat menyebabkan 1,5 juta kematian.

Menurutnya ada prevalensi tinggi penggunaan tembakau di kalangan anak-anak dan remaja di India. Dalam survei yang dilakukan pada kelompok usia 15 tahun ke atas, lebih dari 35% dari populasi orang dewasa mengkonsumsi tembakau dalam beberapa bentuk atau yang lain dan mayoritas dari mereka buta huruf atau semi-melek.

Saat ini, produk tembakau yang dikemas dalam kemasan yang sangat menarik untuk menarik kaum muda untuk mengambil konsumsi tembakau. Kemasan seperti juga membuat seseorang mengabaikan peringatan kesehatan bergambar.

Dan untuk mengatasi ini, industri harus diminta untuk menggunakan kemasan polos melarang warna merek, logo, grafis pada paket tembakau. Kemasan polos dengan peringatan kesehatan bergambar dan hukum terkemuka akan pergi jauh dalam menghalangi orang dari membeli produk tembakau.

*diterjemahkan dari indiatimes.com