Siapa Bilang Perokok Tak Bisa Jaga Kesehatan?

Orang Merokok
Orang Merokok

Rokok selalu diidentikkan dengan penyakit berbahaya dan penyebab kematian. Para perokok pun kerap mendapat stigma sebagai orang yang bakal cepat mati dan tukang kuras anggaran kesehatan. Padahal anggapan tersebut bisa dibilang tidak tepat, karena tidak sedikit orang yang merokok tetap sehat hingga usia lanjut.

Contoh paling jelas dari kasus ini adalah kehadiran sosok Mbah Grotto, salah satu orang dengan rekor usia paling tua yang tetap menghisap rokok walau usianya telah mencapai angka 120 tahun. Bahkan mereka yang ada di daftar orang berusia paling tua di dunia justru didominasi oleh orang-orang yang merokok. Sebut saja Marie-Luise Meilleur dan Jeanne Calment.

Hal tersebut sebenarnya sudah cukup untuk membantah stigma perokok cepat mati atau rokok adalah penyebab pasti penyakit berbahaya dan kematian. Bahwa rokok memiliki faktor risiko terhadap penyakit tertentu memang benar, tapi rokok tak bisa dijadikan kambing hitam atas segala penyakit tersebut.

Sialnya, orang-orang berusia tua yang tetap sehat dan merokok ini selalu dianggap sebagai hal yang kasuistik. Hanya berbasis kasus dan jumlahnya tidak banyak. Padahal jika kita mau benar-benar melihat kehidupan masyarakat kita, masih ada begitu banyak orang tua yang sehat dan tetap merokok.

Lagipula urusan kesehatan ini tidak bisa kita generalisir begitu saja. Setiap orang memiliki karakteristik kesehatan yang berbeda. Dan yang paling penting persoalan penyakit itu disebabkan oleh gaya hidup yang tidak benar, bukan karena dia merokok atau tidak.

Tidak sedikit juga orang yang tidak merokok justru terkena penyakit mematikan seperti Jantung dan kanker. Kedua penyakit ini disebabkan oleh banyak faktor, salah duanya adalah karena pola konsumsi yang tidak baik dan pola hidup yang tidak seimbang. Jadi rokok memang tak bisa melulu dijadikan kambing hitam atas suatu penyakit tertentu.

Karena itulah, sebagai orang yang sadar mengonsumsi barang dengan faktor risiko atas penyakit tertentu, para perokok harus bisa menjaga kesehatan tubuhnya. Bukan, bukan dengan berhenti merokok atau mengharam-haramkan rokok. Tapi aturlah pola hidup yang seimbang.

Untuk urusan makan, konsumsilah makanan dengan takaran yang seimbang. Baik karbohidrat, protein, juga gizi yang kalian konsumsi akan mempengaruhi kesehatan. Pun dengan pola hidup. Banyaknya aktivitas harus diimbangi dengan istirahat yang cukup. Ingat, tubuh manusia bukanlah mesin yang bisa dipaksa bekerja 24 jam.

Hidup seimbang dengan pola istirahat dan makan yang baik itu sangat dibutuhkan tubuh. Meski menjadi perokok, jadilah perokok yang bijak dengan tetap menerapkan pola makan dan istirahat yang baik. Banyak minum air putih, mengonsumsi buah dan sayur serta olahraga dan istirahat cukup akan membuat Anda terhindar dari penyakit  yang sedang tren ini.

Karena memang sudah saatnya kita, para perokok perlu bersatu dan membuktikan diri bahwa kita bukanlah orang yang terbuang dalam kehidupan. Bahwa para perokok pun bisa tetap sehat dan bugar menjalani hidup. Karena kesehatan memang bukanlah monopoli siapapun, bukan hanya milik orang-orang yang tidak merokok. Kalau sudah begini, ayo serukan pertanyaan ini kepada dunia. Siapa bilang perokok tak bisa jaga kesehatan?