Nyangklong  

Kata kerja yang digunakan dalam istilah menikmati isapan tembakau dari sebuah pipa. Seperti halnya juga ngeretek atau nyigar.

Mungkin kesan yang pertama muncul bagi publik atas penghisap pipa cangklong adalah orang-orang dengan kekuatan ekonomi menengah keatas. Tak salah sepertinya, mengingat harga pipa cangklong yang relatif mahal, tergantung bahan kayu yang digunakan, bentuk, design atau ukiran dari pipa cangklong tersebut. Tembakau yang digunakan juga kebanyakan memang tembakau impor, karena pabrikan tembakau di Indonesia belum banyak yang memproduksi tembakau untuk kebutuhan perokok pipa cangklong. Belum lagi alat untuk membersihkan pipa, dan korek yang lebih spesifik.

Kesan yang lain, mungkin juga style. Atau bahkan mungkin kesan Sherlock Holmes juga muncul dari pengguna pipa cangklong. Detektif cerdas dan nyentrik, dengan topi pet dan syal yang melingkar dilehernya. Pekerjaannya hanya satu, memecahkan misteri.

Ada tokoh lain yang mungkin juga kental dengan pipa cangklong. Subcomandante Marcos. Seorang ikon perlawanan anti Neoliberalisme dari Mexico. Dengan menunggang kuda dan balutan baju tentara berwarna coklat, syal merah, topeng balaclava dan pipa cangklong terselip dibibirnya. Ada sebuah kalimat yang sangat terkenal yang dia ucapkan. Nuestra palabra es nustra arma. Kata adalah senjata.

Dapat dikatakan bahwa trend menghisap tembakau dari pipa cangklong memang dimulai oleh bangsa eropa pada abad 15. Tatkala mereka melakukan ekspedisi menjelajahi dunia dan melihat suku Indian di Amerika yang menghisap tembakau dengan pipa cangklong, yang kemudian dibawa ke Eropa sebagai sebuah gaya hidup. Masyarakat Indian sendiri menghisap tembakau dari pipa cangklong bukan hanya sebagai bagian dari kehidupan mereka sehari-hari. Mereka menggunakannya juga untuk bersosial serta sebagai sebuah metode bagi mereka untuk berinteraksi dengan para leluhurnya.

Namun tentu pada masa kontemporer sekarang ini, menghisap pipa cangklong telah berubah dan berkembang. Semakin hari, nampak semakin banyak orang menggunakan pipa cangklong sebagai sarana untuk menikmati tembakau. Bahkan bukan hanya miliki kalangan menengah atas saja, trend ini sedikit demi sedikit juga mulai menyebar keberbagai kalangan masyarakat.

Komunitas-komunitas pecinta pipa cangklong juga bermunculan dibelahan nusantara, para kolektor pipa cangklong juga semakin bertambah, dan penjual pipa cangklong juga tidak sulit untuk dicari. Dan filosofi pipa cangklong juga bertambah nilainya. Berkumpul menikmati bersama tembakau dari pipa cangklong sembari bersilaturahmi atar sesama penikmatnya.