Mbako Sedap Mbako

Tri logendri nagasari …ri

Triwul iwal iwul jenang katul..tul

Dolan awan-awan ndelok manten ..ten

Titenano mbesok gedhe dadi opo…po

Podho mbako enak mbako sedheng…dheng

Dhengkol ela-elo dadi kodok

Anak-anak kecil duduk melingkar. Dan mereka saling menggilirkan batu ke teman di sebelahnya sambil menyanyikan lagu yang memiliki kekuatan rima khas, …podho mbako enak mbako sedheng…dheng, dhengkol ela-elo dadi kodok. Kemudian anak yang mendapatkan batu terakhir diisyaratkan menjadi ‘kodok’. Dan biasanya lagu dolanan ini dimainkan untuk petak umpet, dimana si ‘kodok’ kemudian bernasib jaga pos.

Itulah gambaran permainan yang mungkin pernah dialami orang tua kita semasa kecil. Dan yang dialami sebaliknya pada masyarakat kekinian, youtube-lah jurus praktis menjawab penasaran dan alih-alih bernostalgia.

Dari lagu dolanan Gotri Nogosari yang lebih dikenal masyarakat Jawa umumnya itu, tersirat makna bahwa setiap manusia harus punya tujuan hidup. Dari kecil manusia diajarkan ilmu sebagai bekal untuk hidup dewasa kelak. Terutama dalam hal mencari jodoh. Manusia harus dapat menilai jodohnya agar tidak mengalami salah pilih, jika salah pilih maka hidupnya diibaratkan seperti kodok.

Satu ciri yang unik dari dolanan tradisional Nusantara ini semangat kolektif kanak yang diriang-cerdaskan melalui gerak dan lagu. Dimana dunia kanak dengan fitrahnya  bermain menjadi terlihat bugar dan menyenangkan. Ada ragam lagu dolanan lainnya yang bercirikan sama, seperti cublak-cublak suweng, jamuran, bibi tumbas timun, manuk-manuk dipanah, tokung-tokung, blarak-blarak sempal, demplo, bang-bang-tut, pung-irung, bethu-thonthong, kidang-talun, dan lir-ilir.

Menafsir sisi bijak pada bagian larik podho mbako enak mbako sedheng  (seperti mbako sedap mbako cukup) menjadi perumpamaan dalam memahami teman hidup adalah teman yang (cukup) menyenangkan, teman yang bikin enteng. Enteng kepala, enteng hati. Enteng jalan.

Begitu pula dengan kretek, teman hidup masyarakat kita. Bagi sebagian besar masyarakat kita, kretek bukan hanya teman, tapi juga bagian dari hidup. Sama seperti AC Milan bagi Paolo Maldini, seperti Liverpool bagi Jamie Carragher. Kretek adalah bagian yang saling menghidupi bangsa ini. Kretek membuat kita senang dan bahagia.