Siapa tak tahu kanker. Hampir setiap orang pernah mendengar nama penyakit tak menular tersebut. Namun, tak semua orang tahu apa saja yang bisa memicu tumnbuhnya sel kanker dalam tubuh. Ada banyak faktor yang menyebabkannya. Biasanya rokok selalu dijadikan penyebab utama kanker, tapi lebih dari itu kanker disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat sehat dan memiliki banyak aspek.

Pada dasarnya, kanker merupakan sel abnormal yang tumbuh di dalam tubuh. Sel kanker tumbuh dan mengakar di dalam tubuh menggerogoti sel-sel lain di sekitarnya. Kanker disebut juga sebagai sel tumor jahat. Risiko tumbuhnya sel kanker bisa tak disadari karena kanker tumbuh perlahan dan baru terasa jika sudah mulai stadium lanjut.

Kanker memang mengerikan tapi belum tentu tak bisa dicegah. Hal pertama yangbharus diketahui untuk mencegah tumbuhnya sel kanker adalah apa saja faktor risiko yang bisa memicu kanker. Rokok, alkohol, dan junk food adalah toga hal yang paling banyak diketahui orang sebagai faktor risiko kanker. Namun, tak semua kanker disebabkan oleh hal-hal tersebut. Banyak kasus penderita kanker yang hidup jauh dari rokok dan alkohol namun tetap mengidap kanker.

Sel kanker seperti yang sudah disebutkan adalah sel abnormal. Sel sehat manusia biasanya memiliki 46 kromosom, namun sel kanker bisa mengandung sampain 100 kromosom. Kekacauan geneika inilah yang membuat sel kanker berbahaya. Pada akhirnya sel tersebut akan menyebar dan akan menggerogoti tubuh secxara perlahan.

Perubahan yang terjadi pada sel tersebut terutama disebabkan oleh sinar UV, sinar X, dan bahan-bahan kimia penyebab kanker yaitu Benzopyrene, yakni zat berbahaya yang terjadi akibat adanya pembakaran. Benzopyrene biasa ditemukan pada peoduk-produk yang dimasak dengan api atau pengasapan. Inilah penyebabnya kenapa terlalu sering mengkonsumsi makanan yang dibakar tak baik untuk tubuh.

Kanker juga tak akan berkembang baik di lingkungan yang penuh dengan oksigen. Maka berolahraga rutin setiap hari akan membantu melawan sel kanker. Sel kanker tidak dapat tumbuh dan tak menjalar jika dalam tubuh kaya akan oksigen. Selain itu, kadar asam yang tinggi juga memicu tumbuh suburnya sel kanker, maka diet yang sama sekali menghilangkan daging sebenarnya tak baik karena kadar asam dalam tubuh akan melebihi normal.

Tak hanya itu, sel kanker juga dapat umbuh karena dipicu oleh kadar kafein dalam tubuh yang tinggi. Maka mengurangi konsumsi kopi, teh, dan coklat adalah hal bijak lain untuk mencegah kanker. Sebagai gantinya konsumsi buah dan sayur terutama yang mengandung antioksidan tinggi seperti anggur dan teh hijau bisa menjadi pilihan lain.

Sebenarnya bukan hanya dari pola makan tak sehat kanker bisa tumbuh subur, namun gaya hidup yang berantakan pun bisa memicu kanker. Terlalu sering stres dan marah, secara perlahan bisa membuat sel kanker menjalar. Bahkan tindakan operasi dan pemeriksaan yang salah bisa menyebabkan sel kanker malah berkembangbiak.

Baru-baru ini salah seorang public figure di Indonesia, Ria Irawan didagnosis mengidap kanker. Ia kemudia menulis bahwa pola hidup seha adalah kunci dalam mencegah kanker. Dalam tulisannya ia sangat menekankan pada pola konsumsi yang baik agar tak memberi “makanan” bagi sel kanker sehingga pertumbuhannya terhambat.

Perlu diingat bahwa pola konsumsi memang sangat penting. Tak banyak orang yang tahu bahwa pola konsumsinya sebenarnya berbahaya. Meski ia tak merokok dan tak minum alkohol, jika pola konsumsinya tak seha malah justru menyebabkan risiko kanker menjadi lebih besar. Jadi, jangan hanyanterpaku pada faktor risiko tertentu saja, namun, hiduplah dengan konsumsi yang sehat.