Pandangan Gus Dur Soal Rokok

Ketika ramai pemberitaan soal hukum haram untuk rokok, mantan presiden Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur memiliki pandangan tersendiri. Menurutnya, boleh-boleh saja ada fatwa haram bagi rokok, namun harus benar-benar mesti dilihat lagi: apakah rokok memang tidak berguna dan sedemikian berbahaya?

Saat itu, Gus Dur menjelaskan dampak dari diharamkannya rokok akan menyebabkan industri rokok yang melibatkan 6,2 juta angkatan kerja akan terancam merugi bahkan bisa bangkrut. Karena itu, mereka yang membuat fatwa haram ini harusnya bisa melihat hal ini lebih dalam.

“Karena mengeluarkan fatwa tanpa diikuti langkah – langkah strategis, sehingga menyebabkan munculnya gejolak ekonomi dan mengakibatkan terjadinya pengangguran serta menimbulkan kemiskinan, juga HARAM hukumnya,” jelas Gus Dur kala itu.

Karena itu, Gus Dur mengajak para pemuka agama Islam untuk berhati-hati dalam mengambil kebijakan, tak asal melempar fatwa. Dengan tegas, Ia menyatakan kalau fatwa tersebut dapat membuat penggangguran semakin bertambah.

Selain itu, Gus Dur mengingatkan fatwa-fatwa macam begini tidak akan banyak membantu, dan tidak akan banyak beguna. Baginya, tokh fatwa sejelas itu masih saja dilanggar, apalagi soal rokok. Dan lebih dari itu, banyak hal yang lebih penting dikerjakan MUI ketimbang mengurus rokok.

(Visited 2,241 times, 6 visits today)