Lima Kebiasaan Unik Penikmat Kretek non Filter

Ada kebiasaan penikmat kretek non filter yang lazim ditemui kesamaannya pada berbagai perhelatan. Lima kebiasaan yang terangkum di bawah ini bukan suatu hal yang wajib dipercaya tafsirnya. Perlu diketahui, kretek non filter adalah genre kretek yang terbilang lebih senior dibanding kretek berfilter. Bahkan di era kekinian, terlebih di kalangan penikmat newbie, sedikit dari mereka yang ngeh kalau rokok genre mild yang mereka hisap adalah jenis kretek juga, kretek dengan kandungan tar dan nikotin yang rendah.

Bagi para penikmat kretek genre ‘senior’ (kretek non filter) itu kalau diperhatikan secara seksama memiliki kebiasaan unik sebelum menikmati kepulan asap kreteknya. Dan kebiasaan itu membunyikan tafsir tersendiri. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada sesama penikmat, beberapa tafsir atas pengamatan sehari-hari ini hanya sependek pengetahuan saya saja.

Pertama, kebiasaan membuka bungkus kretek dengan cara membelah bagian tengah bungkus dengan menggunakan kuku. Biasanya bungkus kretek yang dibelah itu merek kretek yang bungkus luarnya tidak berplastik. Dan kebiasaan yang demikian lazim berlaku di kalangan pekerja lapangan. Boleh jadi semacam isyarat pembagian jatah hisap. Setengah dipersilakan untuk dihisap teman seobrolan, setengah lainnya diisyaratkan sebagai bagian si pemilik. Bisa ditengarai ini tipe penikmat yang gemar melakoni jalan bijak;  ‘adil sejak dalam bungkusan’.

Kedua, kebiasaan memijit-mijit batang kretek yang cenderung padat. Kebiasaan ini lazim dilakukan sebagai cara agar tarikan kreteknya terasa lebih enteng. Setelah dipijit-pijit batangnya, kadangkala ada bagian kretek yang dikeluarkan atau dikurangi. Penikmat kretek semacam ini terbilang orang yang matang dalam mengambil keputusan. Selalu menyisihkan waktu untuk mempertimbang kemungkinan, dan biasanya punya cara-cara jitu dalam menyikapi risiko pekerjaannya.

Ketiga, adalah kebiasaan menjilat kretek secara horizontal, persis pada bagian yang terdapat tepian kertasnya. Memang terbilang jarang yang melakukan kebiasaan semacam itu, bahkan kebiasaan ini terkesan absurd. Namun boleh jadi termasuk bagian dari cara membuat enteng tarikan, agar bagian yang terdapat unsur perekatnya itu menjadi tawar dan kendur. Jika memang demikian bisa ditengarai penikmat semacam itu punya ketelatenan tersendiri dalam menyikapi peluang-peluang pada bidangnya.

Keempat, kebiasaan membalik bagian yang mestinya dibakar. Di situ istimewanya kretek non filter. Biarpun yang dibakar bagian pangkal atau sebaliknya, tetap bisa dinikmati. Kebiasaan penikmat kretek semacam ini terbilang tipe orang inkonvensional, orang yang senang berpikir di luar pandangan-pandangan konvensional. Cenderung nyeleneh. Dan tidak suka dengan cara-cara yang monoton.

Dan yang kelima adalah kebiasaan mengetuk-ngetukkan batang kretek ke meja untuk kemudian disulutnya. Nah, tipe penikmat kretek yang punya kebiasaan semacam ini terbilang orang yang pandai mengambil perhatian. Bisa ditengarai tipe yang demikian termasuk orang yang percaya ‘without music, life would be a mistake’. Selain punya rasa percaya diri yang tinggi penikmat kretek semacam ini gemar mencipta suasana yang mencerahkan di lingkungannya.

Jika kebetulan bapak dari pacar Anda, atau sebut saja calon mertua Anda punya kebiasaan seperti yang dipaparkan di atas. Jangan sungkan untuk menimba banyak pengalaman dari beliau. Terlebih dalam hal menyikapi persoalan hidup. Dan catatlah, bahwa ‘orang tua adalah pintu surga yang paling tengah. Sekiranya engkau mau, maka sia-siakanlah pintu itu atau jagalah !’ — (HR . Ahmad).

(Visited 652 times, 11 visits today)

Komentar

komentar

Categories: Ragam