Benarkah Merokok Penyebab Penis Berukuran Kecil?

Ilustrasi Penis

Hallo kretekus… Sudahkah Anda mendengar bahwa merokok menjadi penyebab kecilnya ukuran penis seorang pria? Padahal banyak faktor lho penyebab kecilnya ukuran penis seorang pria. Jadi, rumor yang beredar itu seolah-olah dibuat untuk mendiskreditkan kretekus. Yuk, disimak benarkah penis kecil disebabkan karena merokok?

Berdasarkan penelitian, ukuran penis pria dewasa rata-rata berukuran sekitar 5-9 cm saat dalam kondisi relaksasi atau saat keadaan lemas. Saat dalam keadaan ereksi ukurannya sekitar 10-18 cm. Penis seorang pria dapat dikatakan kecil bila ukurannya kurang dari 7,6 cm saat dalam keadaan ereksi. Sementara itu, ukuran alat vital pria Indonesia berada antara 11-15 cm, dengan rata-rata sekitar 12 cm. Perlu diingat bahwa setiap pria memiliki ukuran yang berbeda-beda.

Hal tersebut tergantung pada faktor individu-individu setiap pria. Banyak hal berbeda yang bisa mempengaruhi ukuran panjang dan pertumbuhan penis Anda. Besar-kecilnya ukuran penis itu relatif dan berbeda-beda sesuai dengan usia, ras, faktor genetik, kondisi fisik, dan beberapa hal lainnya.

Maka dari itu, rumor bahwa merokok menjadi penyebab kecilnya ukuran penis, bukanlah faktor utama penyebabnya. Terdapat tiga faktor yang menyebabkan ukuran penis seorang pria tergolong kecil.

Perut buncit

Pada perut yang buncit, sebagian batang penis akan “tertanam” di dalam perut sehingga penis terlihat lebih pendek. Lipatan-lipatan lemak pada perut berpengaruh terhadap paha selangkangan yang juga ikut membesar. Sehingga, penis menjadi “tertanam” ke dalam, karena tidak memiliki ruang untuk tumbuh.

Nah tentu saja perut yang buncit ini penyebabnya adalah terlalu banyaknya mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak. Ditambah lagi dengan kurangnya olahraga yang sangat penting untuk membakar lemak-lemak yang ada di dalam tubuh. Maka, cobalah dibiasakan untuk mengurangi makanan yang mengandung lemak dan kolesterol, serta rutin berolahraga agar tubuh memiliki sistem metabolisme yang baik.

Genetik dan ras

Genetika juga menjadi salah satu penyebab kecilnya ukuran penis. Sebenarnya apa sih genetika itu? Genetika merupakan proses transfer-mentransfer karakter atau ciri-ciri orang tua kepada turunannya; anak. Proses transformasi ini, karakter akan ditransfer melalui gen yang akan hadir di dalam DNA. Setiap sel di dalam organisme mempunyai satu set gen yang sama. Gen akan ditransfer oleh orang tua kepada generasi penerus (anaknya). Pengertian gen sendiri diciptakan atau ditemukan oleh seorang ilmuwan yang bernama “Johann Sen” tahun 1909 silam.

Untuk ras, perbedaan ukuran penis dipengaruhi oleh ras. Secara global di seluruh dunia, sebuah penelitian terbaru yang dilakukan Prof Richard Lynn dari Ulster University menunjukkan panjang rata-rata alat vital pria Indonesia adalah 11,67 cm. Angka ini lebih tinggi dari Malaysia yang panjang rata-ratanya 11,49 cm dan Vietnam yang hanya 11,47 cm.

Sudah terbukti bahwa merokok menyebabkan penis kecil hanyalah rumor belaka. Jika dilihat dari rata-rata ukuran penis orang Indonesia, maka penis orang Indonesia memiliki ukuran terbesar di Asia Tenggara. Indonesia adalah salah satu negara perokok terbesar di dunia.

Kebiasaan celana dalam

Siapa sangka bahwa di balik pemakaian celana dalam, terdapat faktor yang menyebabkan penis menjadi kecil. Nah mulailah memperhatikan kebiasaan Anda dalam memakai celana dalam. Memakai celana dalam ketat sepanjang hari bukan sesuatu yang baik. Pilihlah celana dalam yang pas untuk ukuran anda, jangan pilih celana dalam yang ketat. Melepas celana dalam dikala tidur malam hari baik untuk dilakukan, sebab akan memberikan ruang pertumbuhan kepada penis Anda. Biarkan penis Anda hanya tertutup celana pendek longgar atau sarung, sehingga perkembangannya lebih optimal.

Dan bagi Anda yang gemar memakai celana ketat, sebaiknya hal tersebut juga dihindari. Menggantinya dengan celana pendek dan longgar akan lebih baik bagi pertumbuhan dan peredaran darah di sekitar area vital.

Jadi, tak ada hubungannya antara merokok dan ukuran penis yang kecil. Tiga faktor tersebut yang harus kretekus perhatikan. Sebab, rumor merokok menyebabkan ukuran penis menjadi kecil hanyalah akal-akalan para anti-rokok yang mencoba untuk menakut-nakuti dan mendiskreditkan kretekus. Lagipula besar-kecilnya penis seorang pria tidak selalu menjadi tolak ukur jantan atau tidaknya Anda. Bukankah berbeda-beda adalah sesuatu yang baik? Seperti simbol kebangsaan kita, Bhineka Tunggal Ika.