Mengapresiasi Prestasi Pesepak Bola yang Merokok

Pemain sepak bola yang merokok

Hallo Kretekus sekalian… Merokok selalu disebut-sebut sebagai kebiasaan yang buruk dan jauh dari kesan sehat. Seorang pesepak bola dituntut harus mempunyai fisik yang prima. Beberapa pelatih seperti Jose Mourinho dan Arsene Wenger pernah menegur beberapa anak asuhnya lantaran diketahui punya kebiasaan merokok.

Namun, tahukah Anda bahwa tak sedikit dari pesepak bola top dunia ternyat menjadi penikmat tembakau. Tentu saja, pesepak bola tersebut menepis semua asumsi-asumsi buruk tentang kebiasaan merokok. Bahkan, karier sepak bola mereka terus melesat. Segudang prestasi pun telah mereka raih.

Siapa saja pemain sepak bola yang punya kebiasaan merokok? Berikut adalah para pesepak bola top dunia yang menjadi penikmat racikan daun tembakau

Mario Balotelli

Pesepak bola yang akrab disapa ‘Super Mario’ ini dikenal sebagai pesepak bola yang bengal. Kelakuan-kelakuan Balotelli di dalam dan di luar lapangan sering membuat kontroversi. Termasuk kebiasaan merokoknya. Seringkali kebiasaan merokok Super Mario tertangkap jepretan kamera oleh awak media. Meski banyak dikritik, kebiasaan merokok Super Mario tak mempengaruhi daya gedornya di Lapangan hijau.

Pada Piala Eropa 2012 di Polandia dan Ukraina, Super Mario berhasil membawa Italia ke babak final. Kala itu, aksinya di semifinal ketika mengalahkan Jerman mengundang decak kagum. Sepakan keras dari luar kotak penalti membuahkan satu gol dan mengunci kemenangan 2-0 Italia atas Jerman. Selebrasi membuka kaus dan memamerkan otot-otot perutnya kala itu menjadi pemandangan ikon dari turnamen itu.

Kini Super Mario bermain untuk Nice klub asal Prancis. Musim ini ia sudah mencetak delapan gol untuk klub barunya itu. Bersama Nice, Super Mario menjadi momok menakutkan bagi pertahanan klub-klub lawannya di Liga Prancis

Wayne Rooney

Mantan kapten kesebelasan Timnas Inggris ini merupakan seorang perokok. Meski demikian, Rooney memiliki segudang prestasi yang tak pernah kendur. Dia adalah pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang sejarah. Berbagai gelar sudah diraihnya, mulai dari Premier League, Liga Champions, Piala Liga dan Piala Dunia Antar Klub.

Pesepak bola yang satu ini sering kali mendapat kritik akibat kebiasaan merokoknya. Namun, kritikan tersebut dibalasnya dengan penampilannya yang ciamik. Masih ingatkah ketika ia mencetak gol bicycle kick melawan Manchester City pada 2011? atau tendangan lob jarak jauh saat menghadapi West Ham pada 2014? Bukti bahwa kebiasaan merokok Rooney tak berpengaruh pada performanya.

Sir Alex Ferguson saat mendatangkan Rooney dari Everton pada 2004 pernah mengatakan, “saya pikir kami telah mendapat pemain muda terbaik negeri ini dalam 30 tahun terakhir.”

Ashley Cole            

Pesepak bola top ini pernah mengaku bahwa ia seorang perokok berat. Tentu saja pengakuannya menimbulkan kontroversi bagi banyak orang. Namun, bek kiri terbaik dunia ini tetap membuktikan dengan performa terbaiknya.

Bahkan mega bintang Real Madrid dalam wawancaranya di Majalah Coach pernah mengakui bahwa Ashley Cole merupakan lawan terberat bagi dirinya.

“Selama bertahun-tahun saya memiliki pertempuran besar dengan Ashley Cole. Dia tidak memberikan saya kesempatan untuk bernapas. Dia seperti pemain ulet, cepat dan tangguh dalam mengatasi ketika dia berada dipuncaknya,” ungkap pria yang dijuluki CR7.

Bagi Ronaldo, setiap kali bermain melawan mantan bek Chelsea dan Arsenal tersebut semua pertandingan menjadi sulit. Pada 2016 kemarin, Ashley Cole masuk dalam nominasi pemain terbaik Los Angeles (LA) Galaxy bersama Steven Gerrard dan Robbie Keane.

Johan Cruyff

Di balik perjalanan karier sang Maestro Belanda sebagai pesepak bola selalu ada cerita mengenai kebiasaan merokoknya. Semasa masih menjadi pemain, ia merupakan perokok berat, bahkan kebiasaan tersebut masih melekat saat dirinya menjadi pelatih. Semasa menjadi pelatih di Barcelona, Cruyff pernah mengklaim pernah menghisap sekitar 20 batang rokok per harinya.

Cruyff memiliki karier yang gemilang sebagai pemain dan melatih sepak bola. Sebagai pemain, Cruyff sukses merebut 21 gelar bersama Ajax Amsterdam dan Barcelona. Di Timnas Belanda, ia juga pernah membawa Belanda menjadi runner-up Piala Dunia 1974.

Sebagai pelatih, kapasitas Cruyff sudah tidak diragukan lagi. Dia sukses mengoleksi 12 trofi di berbagai ajang kompetisi ketika menangani Ajax Amsterdam dan Barcelona. Cruyff juga diklaim sebagai penyelamat Barcelona ketika melatih di Camp Nou sepanjang musim 1988 hingga 1996. ia menjadikan Barcelona sebagai klub superior di benua Eropa.

Masih banyak lagi para pesepak bola top dunia yang memiliki kebiasaan merokok. Di antaranya ada sederet nama top seperti Zinedine Zidane, Dimitar Berbatov, Arsene Wenger, hingga Leonel Messi. Dari pesepak bola top tersebut, asumsi bahwa merokok dapat mengganggu kesehatan dan kualitas fisik terbukti salah. Bagi mereka, yang terpenting adalah pembuktian prestasi bukan sekadar menjual jargon dan stigma negatif semata.