5 Solusi agar Puntung Rokok Kalian Tidak dibuang di Sembarang Tempat

asbak-blackmild
foto: kalengantik.blogspot

Merokok di luar ruangan kadang-kadang menjadi dilema tersendiri bagi para perokok. Pasalnya, dalam keadaan tersebut seringkali kita tak menemukan asbak yang menjadi tempat untuk membuang abu dan puntung rokok. Sebagian orang mungkin bisa menahan keinginan untuk merokok, namun bagaimana dengan orang-orang yang sudah sangat ingin merokok. Apakah harus membuang abu dan puntung rokok di jalanan? Ya sebaiknya jangan.

Padahal sedari kecil kita selalu diajarkan dan diteladani untuk menjaga kebersihan. Baik itu kebersihan di dalam kamar pribadi maupun di dalam rumah. Dalam keyakinan agama manapun ditekankan mengenai pentingnya menjaga kebersihan.

Nah, saya punya lima solusi bagi kalian yang sudah ingin merokok namun tak dapat menemui asbak di sekitar kalian.

  1. Bawalah Asbak dari rumah

Kretekus pasti luput akan hal ini. Bagaimana tidak, seringkali kretekus berpikir di semua tempat pasti tersedia asbak bagi orang-orang yang merokok. Namun kenyataannya, tak semua tempat terdapat asbak. Alhasil, ketika kretekus menghisap rokok, puntung rokok pun reflek saja dibuang ke jalanan.

Nah, mulai dari sekarang biasakanlah membawa asbak kemanapun kretekus berada. Simpanlah asbak di tas jinjing kalian. Nggak begitu sulit kok untuk membawa asbak, lagipula saat ini banyak ukuran asbak yang bisa dibawa kemana-mana.

  1. Buatlah asbak dari benda-benda yang sudah tak terpakai

Kalau ide ini bisa dibilang kreatif. Kretekus bisa memanfaatkan benda-benda yang sudah tak terpakai seperti botol minuman ataupun kaleng-kaleng bekas. Segeralah isi botol atau kaleng tersebut dengan air, agar bara yang berbekas di puntung rokok dapat ternetralisir.

Atau dapat juga menggunakan bungkus rokok yang sudah tidak terpakai. Namun perlu diingat, kalian harus mematikan terlebih dahulu bara api yang berbekas di puntung rokok sebelum menggunakannya. Agar bungkus rokok yang kalian jadikan sebagai asbak itu tak habis terbakar lantaran dilalap bara api.

  1. Taruhlah puntung rokok di saku kalian

Jika kretekus berada dalam suatu kondisi yang tak bisa melakukan kedua cara tadi, maka taruhlah puntung rokok di saku baju atau celana kalian. Namun perlu diingat, kalian terlebih dahulu harus mematikan bara api yang berbekas di puntung rokok. Lalu gunakan kertas bekas (boleh juga grenjeng rokok) atau tisu untuk membungkus puntung itu.

  1. Boleh buang puntung rokok di sembarang tempat, tapi jangan lupa membersihkannya

Jika kalian sudah terlanjur mematikan atau meletakkan puntung rokok di lantai misalnya, atau sembarang tempat, maka cara ini bisa digunakan. Gunakan tisu untuk membersihkan abu dan puntung tersebut, jangan pakai kaki, kecuali tangan kita mendadak cedera karena satu dan lain hal. Selanjutnya iya tinggal buang deh ke tong sampah yang ada di sekitar.

  1. Cari tempat lain

Kalau keempat cara tadi sudah tak bisa kalian lakukan karena terganjar beberapa alasan. Maka carilah tempat lain yang ada asbaknya. Langkahkan saja kaki kalian untuk mencari tempat yang bisa untuk merokok dan cukup memadai ketersediaan asbak dan tempat sampahnya.

Ketahuilah kretekus sekalian, dengan melakukan kelima cara tersebut, maka kalian telah berkontribusi untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Tidak hanya itu, kalian juga turut meringankan pekerjaan petugas kebersihan. Malaikat pasti mencatat segala itikad baik kalian. Sekecil apa pun itu. Mari kita memberi teladan untuk kebersihan lingkungan, sekurangnya dari perkara puntung rokok kita sendiri.