Menjawab Keraguan pada Cengkeh Grafting

Dua Hama Cengkeh yang Kerap Mengancam di Munduk

Saya mengenal cengkeh grafting (sambung menyusui) berkat endorsement seorang kawan yang banyak menggeluti metode pengembangbiakan tanaman melalui cara vegetatif. Penjelasan yang saya dapat, cengkeh grafting cocok ditanam di lahan-lahan kritis: berbatu, miskin hara, derajat asam-basa yang ekstrem, atau di lahan yang tanahnya didominasi lapisan sedimen keras. Perkenalan itu berlangsung sekitar lima tahun lalu. Dua tahun […]

Tembakau dan Masyarakat yang Kian Rumit

Pengucilan terhadap perokok semakin menjadi-jadi. Dengan berbagai format regulasi, seruan, konvensi, dan sebagainya, diskriminasi terhadap perokok kian terasa tanpa malu-malu. Pokoknya perokok harus dibuat menderita, seperti kata seorang walikota di Bogor sana. Saya kesulitan bicara jernih setiap kali harus berbicara perkara rokok. Maklum, saya perokok. Tetapi jangan keburu berburuk sangka, Pak, Mbak. Saya perokok yang […]

Cengkeh dan Tipu Daya Cendana

Cengkeh

Tahun 1972 sampai 1980-an bisa disebut periode penanaman cengkeh paling marak di desa saya. Desa Munduk, desa terpencil yang terletak di Buleleng, Bali utara. Desa yang disebut-sebut sebagai sentra penanaman cengkeh terbesar di Bali. Saat itu, orang-orang tak perlu berpikir panjang untuk menyulap sawah atau kebun kopi mereka semata demi tiga nama yang paling menjanjikan: […]

Menyediakan Ruang Merokok sebagai Langkah Toleran

Ruang merokok

Dari pintu kedatangan, beberapa orang bergegas menuju satu tempat, seakan tidak ada wilayah geografis lain di bumi yang setentram ini. Pembebasan dari jam-jam yang menyiksa di ruang kabin: siksaan oleh dingin suhu, oleh regulasi “penerbangan bebas asap rokok” dan phobia (takut) ketinggian. Dunia boleh terlihat genting oleh kampanye “Hari Tanpa Tembakau Sedunia”. Industri farmasi boleh […]