Press ESC to close

Deretan Pemain Bola yang Merokok

Olahraga dan rokok selalu punya arah yang berlawanan. Entah sejak kapan media memberi narasi jika olahragawan harus jauh dari barang “berbahaya” seperti rokok. Begitu pula dalam sepakbola. Antirokok kerap membingkai jika rokok adalah barang yang harusnya tak disentuh oleh pesepakbola. 

Rokok seolah jadi hukum wajib nomor satu untuk tak disentuh jika pesepakbola ingin berprestasi. Tapi apakah faktanya benar demikian? Para aktor yang berkecimpung dalam sepakbola memang selalu menarik untuk dibahas, apalagi jika ada hubungannya soal rokok. Semua yang menyenangi sepakbola mungkin tahu jika pelatih Lazio, Sarri, adalah seorang perokok berat.

Ya, Sarri memang sering tertangkap kamera sedang merokok dan fotonya merokok juga tersebar dimana-mana. Tapi apakah menjadi perokok lantas menjadikannya minim prestasi? Jawabannya tentu saja tidak. Selain Napoli, semua orang di Italia pasti terkejut kala Sarri, yang merupakan seorang perokok, mengantarkan tim ibu kota jadi runner-up Serie A dan dapat tiket untuk mentas di Liga Champions. 

Apa-apa yang dikatakan media soal rokok membuat orang tidak bisa berprestasi bisa dibantah Sarri. Selain Sarri, tentu saja ada pemain bola yang merokok. Selain pelatih, beberapa pemain bola juga kedapatan sedang merokok dan tidak mengganggu performa mereka di lapangan. Jika kalian belum tahu, berikut Pelatih dan Pemain Bola Yang Merokok.

Baca Juga:  Rokok Daun Talas Menyimpan Potensi dan Risiko Sekaligus

Zlatan Ibrahimovic

zlatan ibrahimovic merokok

Pesepakbola yang baru mengumumkan pensiun di musim ini tentu saja adalah seorang pesepakbola yang bergelimang prestasi. Masih segar dalam ingatan ketika AC Milan akhirnya meraih kembali gelar juara liga pada 3 musim lalu. Saat perayaan gelar juara, Ibra merayakannya dengan mengisap cerutu dalam-dalam dan tanpa malu-malu.

Apa yang Ibra lakukan seolah memberikan kita pesan, merayakan kemenangan tak boleh setengah-setengah dan tentu saja harus dengan cara terbaik. Ya, perayaan kembalinya AC Milan juara setelah terakhir pada 2011 memang dirayakan dengan cara yang elegan oleh Ibra.

Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon merokok

Semua yang menyukai Liga Italia nyaris tak pernah bisa membenci Buffon. Bahkan jika kalian adalah fans yang berseberangan dengan tim yang dibela Gigi. Sebagai pemain, sudah banyak gelar yang dipersembahkan Buffon untuk tim-tim yang dia bela. Paling mutakhir tentu saja saat Italia juara Piala Dunia 2006.

Siapa sangka dibalik kegemilangannya menjaga gawang, ternyata Buffon pernah kedapatan merokok saat sedang liburan di pantai. Bahkan rekan setimnya dulu, Lord Bendtner, mengakui jika Buffon memang seorang perokok dan sering merokok di ruang ganti. 

Baca Juga:  Rokok Warna Biru di Pasaran, dari Djarum hingga Chief

Zinedine Zidane

zidane merokok

Zizou adalah pemain dan pelatih yang berprestasi. Sebagai pemain, rasanya hampir semua gelar ia raih baik gelar juara untuk tim, timnas, dan capaian gelar individu lain. Sebagai pelatih, capaiannya tak main-main, Zidane menghantarkan Real Madrid meraih hattrick liga champions. Itu bahkan ia persembahkan kala karier melatihnya masih baru.

Dibalik karir cemerlangnya, Zidane adalah seorang perokok. Aktivitas merokoknya bahkan sejak ia menjadi pemain. Apa yang ditunjukan Zidane tentu saja adalah profesionalitas, selama bisa hidup sehat menjadi perokok pun tetap bisa berprestasi dalam sepakbola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *