perokoksepuh

Benarkah Merokok Menjadi Penyebab Utama Segala Penyakit?


Selama ini rokok selalu dijadikan salah satu andalan pemerintah. Entah itu dalam urusan mengejar pemasukan negara, atau itu dalam urusan mencari kambing hitam atas urusan penyakit atau kemiskinan. Entah itu dalam hal yang positif, ataupun yang dipaksakan negatif.

Terkait urusan penyakit sendiri memang, rokok memiliki faktor risiko terhadap penyakit berbahaya macam jantung atau kanker. Namun, dalam konteks rokok sebagai penyebab, agaknya keterlaluan jika menyebut rokok adalah satu-satunya faktor penyebab. Apalagi, ada banyak orang yang merokok namun sehat-sehat saja tanpa mengalami penyakit yang dikaitkan dengan rokok.

Memang ada banyak sekali penyakit yang dikait-kaitkan dengan rokok. Bahkan baru-baru ini, sakit punggung saja disebut oleh peneliti Swedia sebagai dampak karena aktivitas merokok. Sakit punggung, sodara-sodara. Nah dari sekian banyak penyakit yang dikaitkan, tulisan ini akan coba membedah apa saja sih sebenarnya yang menyebabkan seseorang bisa menderitanya.

Penyakit pertama yang biasa dikaitkan oleh rokok adalah sakit jantung. Ya, penyakit mematikan yang biasa disebut sebagai dampak utama dari merokok ini memang menakutkan. Bukan hanya menakutkan karena dapat membuat seseorang kehilangan nyawa, namun juga karena biaya berobatnya yang mahal.

Sakit jantung ini sebenarnya disebabkan oleh banyak hal, termasuk kebiasaan masyarakat mengonsumsi makanan berlemak dan cepat saji. Karena memang beberapa faktor utama yang membuat jantung bermasalah adalah karena tekanan darah dan kolesterol tinggi, juga berat badan berlebih dan diabetes. Merokok, bisa jadi faktor risiko, tapi tidak menjadi faktor tunggal penyebabnya.

Kanker juga menjadi penyakit mematikan yang kerap dikaitkan dengan rokok. Hingga hari ini, kanker masih menjadi momok bagi dunia kesehatan karena sukarnya menyembuhkan seseorang yang sudah terkena penyakit ini, apalagi jika sudah ada di fase yang akut. Untuk penyebabnya, dunia kesehatan sepakat ada banyak faktor yang membuatnya terjadi.

Menurut aladokter.com, “penyebab utama kanker adalah mutasi DNA pada sel, sehingga sel memecah diri dengan kecepatan melebihi normal. Akhirnya, terjadi penumpukan sel-sel baru yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Sel baru ini akan terus tumbuh menjadi dewasa untuk kemudian membelah diri lagi, dan begitu seterusnya.”

Hal tersebut dapat terjadi karena pola konsumsi dan hidup yang tidak baik. Banyak makan makanan berlemak dan berkolesterol, jarang berolahraga, konsumsi alkohol berlebih, juga dari polusi udara dan radiasi yang dibawanya.

Kemudian ada juga penyakit stroke yang kerap disebut sebagai salah satu dampak merokok. Penyakit ini terjadi tatkala kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terputus akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, sehingga terjadi kematian sel-sel pada sebagian area di otak. Kalau sudah begini, pasien membutuhkan penanganan sesegera mungkin agar tidak membahayakan nyawanya.

Terkait penyebab dari penyakit ini, utamanya adalah karena menyempitnya saluran arteri dan darah yang mudah menggumpal hingga menyumbat pembuluh darah. Sama seperti jantung, penyakit biasanya disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol dalam darah dan tingginya tekanan darah dalam tubuh. Dan hal itu terjadi karena kebiasaan masyarakat konsumsi makanan berkolesterol dan kadar gula yang tinggi, serta obesitas.

Sebenarnya masih ada banyak penyakit yang dikaitkan dengan rokok, namun tiga penyakit tadi saya kira sudah cukup untuk menjelaskan bahwa rokok bukanlah penyebab utama apalagi tunggal dari penyakit yang mematikan. Malah, jika kita benar-benar memperhatikan, kolesterol adalah salah satu faktor yang kerap menyebabkan penyakit-penyakit tadi.

Kalau sudah begini, maukah kita menerima kenyataan bahwa penyakit mematikan macam di atas tidak melulu disebabkan karena urusan merokok. Dan yang terpenting, beranikah kita mengakui bahwa kebiasaan hidup yang buruklah yang menjadi faktor utama penyakit mematikan itu memburu kita?

(Visited 936 times, 3 visits today)

Aditia Purnomo

Bukan apa-apa, bukan siapa-siapa | biasa disapa di @dipantara_adit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *