bus pabrik rokok sukun

Bus Jemputan Double Decker, Cara Pabrik rokok Sukun Hargai Karyawannya

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kenyamanan dalam menggunakan transportasi darat kini mulai meningkat sejak banyak perusahaan otobus (PO) mulai banyak meremajai armadanya. Peremajaan armada itu tak tanggung, banyak di antara PO resmi di Indonesia yang kini mulai memiliki bus mewah seperti double decker. Rupanya, fenomena ini kemudian juga dilirik dan diikuti oleh pabrik rokok sukun asal Kudus.

Pabrik rokok sukun sebenarnya bukanlah sebuah PO yang melayani jasa pengangkutan antar kota mau pun antar provinsi. Pembelian bus double decker didasari atas sebuah hal yaitu untuk melayani para pegawainya. Sebuah hal yang jarang terjadi di Indonesia bukan?

Sebagai informasi bus double decker ini adalah bus tingkat dengan menggunakan sasis dan rangka yang istimewa. Mengapa demikian? jelas karena tinggi dan bebannya akan lebih ketimbang bus-bus umum lainnya.

Selain itu, kebutuhan sasis dan rangka yang istimewa itu juga termaktub dalam PP Nomor 55 Tahun 2012 Pasal 5 Ayat 3 Huruf g. maka dengan demikian, Sasis yang biasa digunakan untuk bus double decker ini yaitu Mercedes Benz OH 2542, Volvo B11R, Scania K410iB, dan MAN R37 dan RR4.

Baca Juga:  Industri Rokok Di Balik Itu!

Harga satu sasisnya saja sekitar 1,75 miliar tergantung mereknya. Itu baru sasis, belum kemudian dirangkai menjadi satu bus double decker utuh. Laksana sebagai sebuah penyedia jasa penjualan bus menyebut bahwa butuh angka sebesar 3 miliar jika ingin membawa sebuah bus double decker.

Harga yang sangat fantastis bukan? tapi angka tersebut tak menjadi masalah bagi pabrik rokok sukun untuk membelinya. Hebatnya lagi pembelian bus double decker dengan angka fantastis itu dipergunakan untuk kesejahteraan pekerjanya.

Bayangkan, betapa bangganya para pekerja pabrik rokok sukun ketika menumpangi bus double decker mewah berwarna biru gelap yang anggun. Menariknya juga adalah tak ada unsur promosi atau iklan di body bus tersebut, murni hanya tulisan sukun, tanda tangan Mochammad Wartono (Pendiri PR Sukun), dan warna biru.

Selain warna bus yang elegan, para pegawai pabrik rokok sukun juga akan dimanjakan dengan fitur canggih bus double decker mereka yang diberi sasis OH 2542 dari Mercedes Benz. Sasis bus ini memberi kenyamanan berlebih termasuk dari segi suspensi meski muatan bis terasa lebih berat ketimbang bus umum lainnya.

Baca Juga:  Ancaman Perda KTR Yogyakarta dan Alasan Mengapa Semua Itu Tidak Bakal Efektif

PR Sukun mempercayai Laksana sebagai karoseri dari bus double decker kebanggan mereka ini. Selain fitur lampu canggih nan menawan, bagian kabin pun dibuat semewah mungkin. di dek bawah hanya berisikan enam kursi saja dengan konfigurasi penempatan 2-1 dan memiliki fitur double leg rest.

Sedangkan di dek atas, ada 34 kursi dengan susunan dua di kanan dan dua di kiri (2-2). Sama-sama menggunakan model kursi yang sama dengan di dek bawah hanya bedanya adalah memakai ukuran yang lebih kecil dan memakai armrest model super executive.

Jumlah bus double decker di Indonesia bisa dibilang hanya terhitung jari, apalagi dengan model yang ekslusif seperti ini. PO yang biasa melayani jasa pengangkutan reguler saja belum tentu memilikinya, malahan sebuah pabrik rokok yang memiliki mobil mewah tersebut.

Apa yang dilakukan oleh PR Sukun memang perlu mendapatkan applause. Bukti bahwa selama ini banyak pabrik rokok yang memang sangat memanusiakan pegawainya. Jadi masih mau menganggap remeh rokok? naik dulu sana bus double decker mewah milik PR Sukun!

Baca Juga:  Kak Seto, Jangan Ajari Anak-Anak dengan Gaya Boomer!
Indi Hikami

TInggal di pinggiran Jakarta