Press ESC to close

Ketakutan Bea Cukai Riau Membongkar Gudang Rokok Ilegal

Belum lama ini beredar sebuah berita bahwa Bea Cukai tidak berani membongkar gudang pabrik rokok ilegal. Diberitakan melalui Ranahriau.com, Bea Cukai Kanwil Riau tak punya nyali untuk membongkar gudang rokok ilegal di Tembilahan, Kabupaten Inhil dan terkesan tutup mata.

Menurut informasi yang disampaikan, bahwa terdapat gudang yang berisi ribuan boks rokok ilegal di sana. Bahkan masih terdapat muatan yang masuk membawa lebih banyak boks lagi. Hal ini beroperasi sudah bertahun-tahun lamanya namun tidak ada tindakan yang tegas dari aparat penegak hukum. 

Dengan banyaknya batang rokok ilegal yang tersimpan di gudang tersebut, tak mungkin bila Bea Cukai setempat tidak mengetahuinya. Pun semenjak berita ini tayang, belum ada tindakan tegas dari Bea Cukai setempat. Hal ini kemudian menjadi pertanyaan banyak pihak, apakah Bea Cukai serius dalam pemberantasan rokok ilegal atau tidak?

Dengan banyaknya kasus pejabat Bea Cukai yang terbukti korupsi dan malah membantu bandar dan mafia rokok ilegal, masyarakat kemudian banyak yang tidak percaya lagi kepada lembaga Bea Cukai tersebut. Selain itu, dengan tidak tegas dalam penindakan rokok ilegal membuat negara terus merugi. Belum lagi, industri kretek nasional juga terkena dampaknya. 

Baca Juga:  Isu Tembakau Bukan Dagangan Politik

Yang menjadi pertanyaan, mengapa Bea Cukai itu tidak tegas dalam menanggulangi peredaran rokok ilegal bahkan terkesan tutup mata? Jika hal ini terus berlanjut, maka tak boleh menyalahkan masyarakat karena berspekulasi bahwasanya mafia rokok ilegal itu punya bekingan Bea Cukai. Apa harus menunggu viral terlebih dahulu baru ada tindakan? Atau bagaimana?

Polisi Tidak Mampu Memberantas Gudang Rokok Ilegal

Dengan sumber daya kepolisian di negeri ini yang ratusan ribu jumlahnya, Bea Cukai teramat sangat mudah sebetulnya untuk membongkar mafia rokok ilegal. Tidak ada kasus yang tidak bisa dipecahkan oleh kepolisian, hanya saja ada kemauan atau tidak. Bea Cukai sendiri sudah mendapat sokongan dana untuk memberantas rokok ilegal. Dananya diambil dari DBHCHT pula.

Jika memang Bea Cukai tidak mampu, bilang saja. Jadi DBHCHT bisa dialihkan ke hal yang lebih berguna. Misalnya memberikan subsidi pupuk kepada petani tembakau dan cengkih, memberikan bibit tembakau yang berkualitas dan lain sebagainya. Alangkah lebih bermanfaat daripada harus diberikan kepada Bea Cukai yang terkesan tidak bekerja. 

Baca Juga:  Tembakau Menjadi Andalan Petani Demak

Selama ini Bea Cukai hanya memberantas rokok ilegal hanya dipermukaan saja. Tidak benar-benar mencabut semua akarnya. Padahal jika mau, pasti bisa. Dengan semua SDM yang negeri ini punya dan sokongan dana dari DBHCHT.

Jika hal ini terus berulang, rokok ilegal tidak akan pernah hilang dari bumi nusantara. Lembaga yang mempunyai kewenangan untuk memberantas rokok ilegal pun terkesan tutup mata.  Industri kretek nasional semakin menuju ambang kematian dan negara pasti akan terus merugi. 

Bagas Nurkusuma Aji

Bagas Nurkusuma Aji

Videografer di Komunitas Kretek. Lahir dan besar di Turi, Sleman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *