
Rokok Elektrik, Produk Ngebul yang Memanfaatkan Isu Kesehatan
Dalam urusan merokok, para perokok di hadapkan pada berbagai pilihan produk. Selain beragam jenis rokok konvensional, ada juga rokok elektrik yang kini telah lazim dikonsumsi

Dalam urusan merokok, para perokok di hadapkan pada berbagai pilihan produk. Selain beragam jenis rokok konvensional, ada juga rokok elektrik yang kini telah lazim dikonsumsi

Pemerintah melalui Menteri Keuangan, Sri Mulyani telah resmi mengumumkan bahwa tarif cukai rokok 2021 akan naik. Kenaikan kali ini menyentuh angka 12,5 persen. Pengumuman ini

Sejatinya banyak pihak yang sudah tahu akan manfaat tembakau, baik kalangan medis maupun akademisi. Terlebih masyarakat Nusantara yang sudah mengenal tembakau sebagai bagian dari keseharian.

Wacana simplifikasi cukai yang telah mengemuka dari pemerintah dilandasi narasi pembatasan dan target devisa. Alih-alih pembatasan konsumsi namun dibaliknya berimplikasi membatasi iklim persaingan, terutama para

Kabar baik datang dari Kabupaten Pasuruan. Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wonokerto akan kembali dilanjutkan setelah sempat mangkrak karena terkendala anggaran. Dan, dana segar yang

Saya belum lama ini mencoba rokok kretek Sehat Tentrem (ST). Memang, saya terbilang telat merasakan nikmatnya rokok ini. Bisa jadi masih ada perokok lain yang

Vape atau rokok elektrik sering dinarasikan sebagai produk rendah risiko. Dalam kampanyenya, rokok elektrik selalu digadang sebagai versi lebih aman dari rokok konvensional. Mengapa demikian?

Duit rokok yang berasal dari cukai ternyata berfungsi untuk iuran BPJS Kesehatan Pajak dan cukai dari rokok adalah tiang penopang APBN. Fakta ini tak terbantahkan.