3 Khilaf Yang Biasa Dilakukan Perokok

3 Khilaf Yang Biasa Dilakukan Perokok

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KOMUNITASKRETEK.OR.ID – Manusia adalah tempatnya segala khilaf dan dosa bertemu. Artinya, tidak ada manusia yang sempurna, semua pernah melakukan kesalahan. Tak terkecuali perokok. Perokok juga manusia, bisa mencuri, menyanyi, menari, mati dan lain sebagainya. Intinya, perokok juga manusia. Kira-kira begitu.

Saya bukan ahli agama, juga bukan pakar hukum. Jadi, tulisan ini bukan untuk mengidentifikasi dosa dan pelanggaran hukum yang sering dilakukan perokok. Yang mau saya bahas hanya sekadar kekeliruan sederhana yang masih punya ruang pengampunan. Harapan saya, setelah ini, tak perlu ada pelaporan ke Bareskrim Polri atau bahkan demo berjilid-jilid untuk menghukum perokok yang khilaf. Apa saja kekhilafan yang saya maksud? Cekidot!

Salah Isap Rokok

Suatu ketika, saat nongkrong bareng teman di kedai kopi, saya pernah salah mengambil rokok yang sedang parkir di asbak. Begitu mengisap rokok di tangan, saya mencium aroma tak biasa dari asap rokok yang saya isap. Rokok yang saya isap berbeda dengan rokok yang saya bakar di awal. Saking asiknya ngobrol, saya khilaf mengisap rokok teman. Untung teman saya gak marah.

Baca Juga:  Tiga Momen Paling Asyik Untuk Mengisap Rokok

Kekhilafan jenis ini sering terjadi antara konsumen Gudang Garam Surya dan Djarum Super. Sering juga terjadi pada konsumen beragam jenis rokok mild. Maklum, jenis-jenis tersebut memang memiliki bentuk dan ukuran yang mirip.

Lupa Membawa Korek

Kekhilafan yang kedua adalah lupa membawa korek. Jenis khilaf ini adalah yang paling sering membuat saya kesal sendiri. Bayangkan kamu berpergian sendiri, akan sangat menyebalkan kalau kamu ingin merokok tapi gak bawa korek. Apalagi kalau tidak ada perokok lain di sekitarmu. Mau pinjam korek ke siapa? Paling-paling, solusi yang tersisa ya, pinjam korek dari warung. Itu pun kalau kamu sedang dekat warung. Kalau lagi buang air besar di toilet umum yang tarifnya dihitung tiap keluar-masuk toilet, gimana? Menyebalkan, bukan?

Sampai hari ini, saya masih berikhtiar untuk tidak meninggalkan korek. Bahkan, terkadang di kantung celana saya ada 3 korek sekaligus. “Wah, beli semua tuh?” Ya, belum tentu!

Membawa Korek Teman

Nah.. tahan dulu, Lur. Saya tau, bagian ini akan sangat emosional. Sabar. Saya juga sering jadi korban dari jenis kekhilafan yang paling populer di kalangan perokok ini. Kehilangan korek memang tak sesakit kehilangan pacar. Tapi, cukup menimbulkan luka di hati dan asam mulut.

Baca Juga:  Berapa Banyak Uang yang Biasa Dikeluarkan Masyarakat Untuk Membeli Rokok?

Lebih sakit lagi kalau korek yang hilang itu hasil beli sendiri. Makin sakit lagi kalau korek yang kamu beli itu jenis korek langka dan bermotif spesial. Dan yang paling menyakitkan adalah ketika kamu sadar bahwa yang membawa korekmu adalah mantan pacarmu yang baru saja pergi setelah mutusin kamu karena sudah menemukan pria yang jauh lebih tampan dan lebih nganu dari kamu. Yaagimanayaa.. namanya juga khilaf.

Sampai hari ini, saya masih berikhtiar untuk tidak khilaf meninggalkan korek. Bahkan, terkadang di kantung celana saya ada 3 korek sekaligus.

Itulah tiga jenis kekhilafan yang biasa dilakukan oleh perokok. Menurut saya, ketiganya masih bisa dimaafkan, kok. Jadi, gak perlu ribut apalagi sampai lapor polisi, ya. Santai saja.

Khusus bagi kalian yang koreknya hilang karena dibawa oleh mantan, kalian tidak sendiri. Mantan pacar saya juga mengalami hal yang sama. Saya berhasil ‘mengamankan’ korek listriknya yang dibeli dari Singapura. Hihihi..

Aris Perdana

Manusia yang dikutuk untuk bebas | @arisperd