lik-kretek

Pentingnya Keberadaan Pabrik Rokok Lokal Bagi Masyarakat Sekitar

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bicara soal rokok, rasa-rasanya tak ada habisnya. Mulai dari jenis tembakau, jenis rokok, hingga isu-isu absrud yang terus digencarkan oleh kalangan antirokok. Heran saya, kalian kok peduli sekali sama kami. Sampai saya terharu dibuatnya.

Tapi kali ini kita enggak akan bahas ketiganya. Karena sudah terlalu sering dan banyak sekali artikel-artikel yang serupa. Dan untuk Komunitas Kretek, saya selaku penulis akan memberikan yang out of the box.

Rokok kretek memang sudah jadi budaya bangsa kita, dan itu sudah tidak bisa diganggu gugat keberadaannya. Bisa kalian cari di internet bagaimana sejarah panjang kretek di negeri ini. Dan bagaimana industri ini menghidupi jutaan rakyat indonesia.

Betul, industri kretek ini menghidupi jutaan lebih rakyat Indonesia dari mulai petani, pengepul, buruh, hingga pedagang rumahan. Semuanya terlibat dalam mata rantai penjualan rokok kretek. Tak hanya perusahan rokok besar, perusahaan rokok rumahan juga ikut terlibat di dalamnya.

Seperti halnya industri rokok rumahan. Industri kecil dan menengah ini sangat dibutuhkan untuk terus memenuhi kebutuhan konsumsi rokok untuk para perokok kelas menengah ke bawah. Dengan harga yang relatif lebih murah dari harga rokok pada umumnya dan citarasa yang dihasilkan tidak jauh berbeda, membuat rokok-rokok hasil industri rumahan tidak kehilangan penikmat setianya.

Baca Juga:  Berbagi Ruang untuk Kretek

Industri rokok rumahan sangat bisa membantu perekonomian masyarakat sekitar, mulai dari awal panen tembakau hingga ke penghisapnya. Semuanya memiliki hubungan yang harmonis. Maka keberadaan industri rokok rumahan adalah sumber kebahagian yang tidak bisa ditampikkan lagi.

Keberadaan industri rokok ini sangat membantu para petani-petani tembakau dan cengkeh sekitar, para penduduk yang tidak memiliki lahan bisa mendapatkan pekerjaan dari memetik cengkeh dan tembakau dengan upah harian yang bisa menutupi kebutuhan sehari-hari. Para pengepul bisa langsung mengirim tembakau dan cengkeh hasil panen ke pabrik rumahan untuk segera diproses menjadi sebatang rokok yang nikmat.

Tak hanya sampai di situ, buruh pabrik yang mayoritas perempuan juga memiliki peranan penting, karena ditangan mereka-lah rokok siap bakar di buat. Dari mulai proses pemilhan daun tembakau dan cengkeh, pelintingan, hingga pengepakan. Semuanya mayoritas di kerjakan oleh tangan-tangan perempuan. Para ibu rumah tangga yang ingin mencari penghasilan tambahan bisa sangat terbantu dengan adanya industri rokok rumahan ini.

Para pedagang sekitar baik skala besar hingga eceran juga dapat menikmati dengan adanya idustri ini, selain tentunya harga yang relatif murah dan peminatnya yang besar. Keharmonisan yang terjalin sangat indah dilihat, bagaimana tangan-tangan pekerja bekerja hingga perokok yang mengeluarkan asap di mulut. Suatu simbiosis mutualisme sederhana dari industri rumahan yang menghidupi jutaan rakyat Indonesia ini.

Baca Juga:  Beberapa Sesat Pikir Pengguna Vape pada Kretek
Rahmat Baihaqi

Aktif di Komunitas Baca Tangerang