Menikmati Hidup, Musik, dan Kretek Seperti Danilla Riyadi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sempurna, itulah tuntutan yang selalu dialamatkan kepada para musisi tatkala beraksi di atas panggung. Ratusan, ribuan, bahkan puluhan ribu orang hadir untuk menyaksikan penampilan terbaik dari sang musisi. Menghadap lautan manusia dengan tekanan seperti itu jelas bukan hal yang mudah.

Untuk mengatasi dan meredam segala gugup atas tekanan itulah, biasanya para musisi punya ritualnya masing-masing. Sebagian memilih menenangkan diri dengan duduk diam memfokuskan dirinya demi penampilan terbaik di panggung. Sementara sebagian lainnya memilih menikmati tekanan tersebut dengan mengisap sebatang kretek.  Seperti yang dilakukan oleh musisi yang tengah meroket, Danilla Riyadi.

Guna menutupi rasa gugupnya sebelum tampil di Synchronize Festival, Danilla terlebih dulu merokok sebelum naik panggung. Sembari menghapus gugup, merokok juga menjadi aktivitas yang dilakukannya agar bisa lebih menghayati lagu-lagu yang akan dibawakannya. Hasilnya, sejauh pengakuan beberapa teman dan unggahan video di media sosial, penampilannya sungguh memukau.

Sebenarnya rokok bukanlah hal yang baru buat Danilla. Sejak pertama kali dikenal publik, rokok memang telah erat dalam penampilan musisi yang satu ini.  Dalam banyak kesempatan, Danilla terlihat membawa rokok ke atas panggung. Di sela bernyanyi, Ia sekali-dua terlihat mengisap rokoknya. Di kala Ia memetik gitar, nampak rokok terjepit di sela jarinya.

Baca Juga:  Pentingnya Edukasi Soal Rokok Pada Anak-anak

Hal inilah yang kemudian membuat sebagian orang menggemarinya. Di saat banyak musisi atau seniman yang tampil jaim, menjaga nama baik, Danilla justru menampilkan dirinya dengan apa adanya. Ketika para senimanyang merokok menghindari tampil di depan publik dengan rokok, Danilla justru tampil di atas panggung dengan teman baik para perokok itu.

Sebagai musisi yang juga perempuan, Danilla benar-benar bisa menunjukkan dirinya sendiri. Tampil sebagai dirinya sendiri tanpa perlu malu atau takut dengan anggapan publik yang melulu buruk soal perempuan merokok. Ia merokok, dan itu bukanlah sebuah masalah baginya.

Agak susah memang bisa menjadi orang-orang yang seperti itu. Biasanya, pandangan masyarakat terlampau mempengaruhi  hidup seseorang. Ketika masyarakat bilang perempuan yang keluar malam itu tidak baik, mereka menurutinya. Ketika bilang rokok itu jahat, mereka menghindarinya. Tapi Danilla, mungkin Ia tak peduli dengan hal itu. Ia lebih senang menikmati hidup yang dijalaninya sepenuh hati.

Saya kira, tidak banyak figur publik yang berani tampil apa adanya dan menikmati hidup seperti Danilla. Apalagi yang perempuan ya. Paling hanya ada beberapa, misal Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti atau seorang aktris seni peran Ariel Tatum. Sebagai figur publik, mereka bisa menjaga nama baik dan reputasinya dengan tetap tampil sebagai diri mereka sendiri.

Baca Juga:  Kehadiran Satgas KTR Tak Boleh Mengebiri Hak Perokok

Nama-nama tadi telah membuktikan pada dunia, bahwa nama dan reputasi itu muncul akibat kerja keras dan karya yang hebat. Mereka menjadi figur publik karena kemampuannya diakui masyrakat. Bukannya diakui masyarakat karena mereka adalah publik figur.

Dan yang paling penting dari semua itu, mereka disenangi masyarakat karena tetap menjadi dirinya sendiri tanpa takut diserang dan dikritik sebagian kaum fundamental. Ah, sungguh asyik dapat menjalani hidup dengan cara kita sendiri.

Aditia Purnomo

Bukan apa-apa, bukan siapa-siapa | biasa disapa di @dipantara_adit