jhonny iskandar

Prediksi Nasib Perokok di Tahun Babi Tanah

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tepat pada 5 Februari yang lalu, bangsa Tionghoa merayakan tahun baru China 2570/Imlek 2019. Di Indonesia, perayaan Imlek bukanlah hal yang asing. Berkat Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid, Imlek telah disahkan menjadi salah satu hari raya di Indonesia bahkan kini perayaannya sudah berakulturasi dengan budaya lokal.

Berdasarkan penanggalan bangsa Tionghoa, Imlek 2019 membawa kita ke tahun babi tanah. Sebagaimana diyakini oleh tradisi tongkok, bahwa setiap tahun akan memiliki aura dan peruntungan yang berbeda bagi setiap shio. Tapi saya tidak hendak membahas zodiak ala bangsa Tiongkok tersebut. Melalui tulisan ini, kita coba sedikit menerka nasib perokok dan peruntungannya di tahun babi tanah ini.

Agak sulit bagi kita untuk menerka shio dari rokok. Tapi, dengan segala kearifan lokalnya, beberapa orang di Indonesia kerap mengasosiasikan rokok dengan hewan babi. Yap! Babi.

Anda tentu pernah mendengar mitos yang menyebut bahwa rokok, lebih tepatnya filter rokok, mengandung sel darah babi. Mitos ini pertama kali disebut oleh Dr. Hakim Sorimuda Pohan dari Komnas Pengendalian Tembakau pada tahun 2013 lalu. Sejak saat itu, isu ini menjadi propaganda umum anti rokok. Masyarakat geger dengan adanya isu ini, meski belakangan terbukti hoax.

Baca Juga:  Memanusiakan dan Bersikap Adil pada Perokok

Pertanyaannya adalah: mengapa babi? Mengapa bukan sel darah ayam? Atau sapi? Rasanya tak perlu menjadi jenius untuk paham maksud dari kampanye ini. Mereka (baca: anti rokok) jelas-jelas ingin membangun narasi bahwa rokok adalah barang haram. Atau setidaknya mengandung sesuatu yang haram. Dengan fakta bahwa mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim—yang mengharamkan babi, mereka berupaya mempengaruhi mayoritas konsumen rokok. Kira-kira begitu.

Bagi saya yang tidak pernah terlalu serius menyikapi kampanye absurd anti rokok, mitos rokok dan babi saya anggap sebagai satu ilmu cocoklogi astrologi. Kurang lebih semacam shio dalam astrologi Tiongkok. Bukan tidak mungkin bahwa awal mula penemuan rokok memang terjadi di tahun babi. Sekali lagi, bukan tidak mungkin. Kita tidak pernah tahu pasti. Terdengar konyol memang, tapi cara pandang ini sangat setara dengan cara pandang anti rokok yang sudah terbiasa konyol.

Lalu, bagaimana prediksi nasib perokok di tahun babi ini?

Ya, saya tidak tahu. Hehe.

Begini saja, demi mendapat gambaran nasib dan peruntungan perokok di tahun babi, agaknya kita perlu sedikit merendah dan menyetarakan diri dengan level nalar anti rokok. Karena sudah kadung mengaitkan rokok dengan babi, sekalian kita anggap saja rokok memiliki shio babi. Sudah terima saja!

Baca Juga:  Menikmati Nasi Goreng Tembakau

Berdasarkan ramalan yang dikutip dari situs yourtango.com shio babi akan mengalami kemalangan jika tidak ada acara yang membahagiakan. Selain itu, dalam hal manajemen keuangan dan investasi, shio babi harus berhati-hati dan mengawasi penjahat di sekitar yang mungkin menipu uang mereka.

Jadi, perokok harus membangun solidaritas, pada titik tertentu juga perlu berkumpul bergembira dan berbahagia bersama agar terhindar dari kemalangan. Soal keuangan? Hmm.. Sebagaimana yang pernah diprediksi oleh Wanda Hamilton dalam buku Nicotine War: Perang Nikotin dan Para Pedagang Obat, kampanye negatif tentang rokok selama ini merupakan bagian tak terpisahkan dari perang dagang. Kayaknya kita sudah sama-sama tahu deh siapa penjahatnya.

Kurang lebih seperti itu prediksi nasib perokok di tahun babi tanah. Bagi yang tidak sepakat, ya silakan buat prediksi sendiri. Saya gak terima kritik!1!1!

Oiya, selamat tahun baru Imlek bagi kretekus yang merayakan!

Aris Perdana

Manusia yang dikutuk untuk bebas | @arisperd