Djarum Cokelat

Review Djarum Coklat: Kretek Manis Pengusir Hawa Dingin

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Djarum Coklat dikenal memiliki perpaduan mantap antara sensasi fruity dan spicy yang khas. Pada awal aroma bakarannya, niscaya kita akan mendapatkan sensasi wangi buble gum. Produk ini terbilang lebih unggul secara citarasa dibanding produk SKT kompetitornya.

Citarasa tembakau oriental dan srinthil yang dikandung produk kretek ini membentuk perpanduan rasa tersendiri. Secara tarikan juga halus dan mantap. Secara pribadi saya merasakan adanya sensasi rempah khas yang agaknya berasal dari akar manis (licorice) serta kayu manis. Penggunaan rempah semacam ini biasanya digunakan untuk kebutuhan kuliner dan pengobatan.

Sebagai rokok produksi PT Djarum, Djarum Coklat ini memang memiliki  citarasa berbeda dibanding dengan Djarum 76. Meski sama-sama golongan SKT (Sigaret Kretek Tangan), citarasa masing-masing produk memiliki penggemar dan pasarnya sendiri.

Intensitas spicy pada produk ini memang jauh lebih terasa. Biasanya ini karena campuran rempah yang digunakan sebagai bahan sausnya cukup varian. Satu hal lagi yang kerap menjadi ciri dari produk kretek Indonesia, yakni adanya sensasi nutty yang muncul sejak bakaran pertama. Pada produk Djarum Coklat sangat terasa betul sensasinya.

Baca Juga:  Review Rokok Djarum Black, Bukti Inovasi Djarum

Tak dipungkiri penggunaan tembakau oriental sebagai bahan baku juga srinthil menghadirkan rasa earthy pada after taste-nya. Hal ini tak lepas dari penggunaan tembakau oriental yang dominan. Selain penggunaan saus berbasis rempah dan adanya sensasi manis (sweet fermented) bisa dipastikan bekat penambahan saus berbasis buah.

Hampir rata-rata produksi PT Djarum memiliki citarasa manis yang berasal dari saus berbasis buah itu. Biasanya berasal dari buah lecy, nangka, juga vanilla. Setidaknya tiga jenis perisa manis itu yang dapat saya tengarai dari produk-produk PT Djarum pada umumnya.

Sepanjang pengalaman mengisap Djarum Coklat, bagi saya kretek ini jenis SKT yang cukup lama durasi bakarannya. Bisa sampai 10 menitan untuk menghabiskan satu batang saja. Beberapa teman pendaki seringkali merekomendasikan Djarum Coklat untuk bekal pendakian.

Saya akui pula untuk membunuh hawa dingin yang mencekat, pilihan rokok yang paling cocok ya Djarum Coklat. Saat berada di daerah berhawa dingin dengan mengisap kretek non filter sudah bisa dipastikan cukup membantu mencipta kehangatan. Kalau bahasa tongkrongannya, iya cukup mendongkrak suasana.

Baca Juga:  Semangat Piala Dunia dan Bungkus Rokok Edisi Spesial

 

Jibal Windiaz

anak kampung sebelah