Review Rokok Aroma Bold, Jalan Tengah Penikmat SKM Medium

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Menikmati genre bold dengan harga murah terjawab sudah dengan kehadiran rokok Aroma Bold. Sebagai yang dari golongan SKM, produk ini berhasil merebut perhatian pasar perokok kelas bawah. Sebelum muncul genre bold-nya, masyarakat lebih dulu mengenal jenis Aroma SKT slim.

Jenis slim ini bisa dibilang sebuah terobosan yang cukup menjawab kebutuhan konsumen yang suka dengan rokok berjumlah 16 batang. Bukan rahasia lagi, bahwa harga rokok yang serba mahal membuat banyak perokok harus beralih ke yang lebih murah.

Produk besutan perusahaan dari Kudus ini telah mendapatkan konteksnya pada rentang tahun-tahun kenaikan cukai. Produk slim ini kemudian seperti dikalahkan oleh kehadiran produk inovasi bold-nya. Sederhana saja, di rata-rata rokok genre bold, harga rokok Aroma Bold jauh lebih murah dibanding jenis bold lainnya.

Inilah salah satu alasan umum mengapa produk bold yang bungkusnya didominasi warna hitam ini begitu diminati. Meski isinya lebih sedikit dari yang slim, bold berjumlah 12 batang ini memiliki cita rasa yang relatif unik dibanding brand yang lebih dulu eksis.
Sebagaimana kita tahu, segmen produk SKM medium ini merupakan penengah dari LTLN dan Full Flavor. Memilik kadar di atas rata-rata LTLN dan di bawah Full Flavor.

Pada produk ini saya merasakan sensasi manis fruity saat diisap, cenderung kuat unsur pisangnya, terasa juga unsur leci dan nangka. Kombinasi alami yang ajaib, menawarkan rasa manis nan tipis. Karakter rasa leci pada produk ini pun terbilang netral dan segar. Sementara rasa asam yang segar dimungkinkan berasal dari buah nanas.

Baca Juga:  7 Tempat Larangan Merokok yang Harus Kamu Patuhi

Namun jika kita bicara unsur spicy pada rokok Aroma Bold, memang sangat sedikit. Tidak terlalu terasa dibanding jenis bold dari brand lain. Terbilang minim. Adapun sensasi adas dan kayu manis dari rokok Aroma Bold ini sudah dapat ditengarai sejak isapan pertama.

Produk SKM medium tar dengan kategori cukai masuk golongan II B ini, memiliki ukuran batang lebih panjang dibanding produk bold lainnya. Kehadirannya seperti menjadi ‘jalan tengah’ bagi perokok yang cenderung suka dengan kehalusan yang dimiliki LTLN namun menginginkan sensasi tarikan yang menyerupai full flavor.

Sebagai perokok kelas majemuk, selain rokok Aroma Bold ini adalah solusi bagi perokok berkantong pas-pasan seperti saya, cita rasa dan tampilannya cukup elegan dan menjawab keinginan untuk menikmati SKM bold dengan kadar tar medium.

Jibal Windiaz

anak kampung sebelah