Gudang Garam Halim Merah

Review Rokok Halim Merah, Putihan Khas Indonesia

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jika ada sebuah asumsi bahwa rokok putihan tidak cocok memiliki corak Indonesia, bisa dipastikan jawaban tersebut tak benar seutuhnya. Cobalah tengok pada Halim merah, rokok putihan produksi PT Halim Wonowidjojo ini memiliki rupa yang kental dengan nuansa nusantara. Ini yang membuat banyak yang jatuh cinta pada rokok asal Kediri ini.

Melihat Halim merah adalam sebuah anomali dan keunikan. Sejak dulu kita bertanya-tanya, seperti apa bentuknya rokok putihan khas Indonesia? Hegemoni yang kuat dari merek rokok luar negeri membuat rokok putihan sangat tampak seperti rokok-rokok barat. Sebut saja nama-nama seperti Marlboro, Dunhill, dan lainnya.

Saya tidak sepakat jika Halim merah dikatakan sebagai kuda hitam dalam persaingan. Benchmark-nya cukup kuat, berikut juga historisnya. Halim merah adalah warna lain dalam persaingan rokok putih di Indonesia. Orang-orang yang memilih untuk menghisapnya adalah mereka yang punya selera berbeda dari kebanyakan.

Bayangkan dari segi bungkusnya saja, sejak pertama kali dikeluarkan hingga saat ini nyaris tak ada perubahan yang signifikan. Konsisten dalam desain dan tidak neko-neko dari corak bungkus memudahkan orang untuk mengenalinya. Satu pola marketing klasik yang memang masih terbukti berfungsi.

Baca Juga:  4 Disiplin Hidup Sehat Ala Perokok

Bungkus rokok Halim merah lebih mirip seperti bungkus kretek kebanyakan. Menggunakan bahan kertas yang tidak tebal, corak desain yang vintage, dan berbeda dari rokok putih kebanyakan. Barangkali ada di orang-orang luar sana yang membuka rokok Halim Merah ini dengan cara dirobek bagian tengah bungkus.

Citarasa Halim merah pun bisa dikatakan anomali dari rokok putih pada umumnya. Tarikannya cukup menendang khas ala rokok putih. Perbedaanya adalah sedikit sensasi pedas yang berasa dari rokok ini. Selain itu, rokok ini punya wangi dan aroma serta asap yang lembut, tak setebal rokok-rokok kretek.

Satu hal yang menjadi poin minor dari rokok ini adalah distribusinya yang tak menjangkau seluruh Indonesia. Hanya daerah tertentu saja yang kedapatan, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan beberapa kota di Jawa Barat.

Bagaimana dengan harganya? Anda harus mengeluarkan biaya sebesar 17 ribu untuk mendapatkan satu bungkus rokok ini. Satu bungkusnya berisikan 20 batang bungkus rokok. Worth it kah? Sangat worth it andai anda menemukannya dengan mudah.

Baca Juga:  Touring dan Upaya Sebatang Rokok Dulu
Indi Hikami

TInggal di pinggiran Jakarta