Review Rokok Tuton, Senikmat Djarum Super?

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Apa bisa mendapatkan satu bungkus Djarum Super dengan harga 12 ribu rupiah? Jawabannya tentu sangat bisa. Akan tetapi bukan Djarum Super beneran yang akan kita dapatkan melainkan satu bungkus Rokok Tuton. Kok bisa? Pasalnya rasa kedua produk tersebut memang memiliki kemiripan.

Rokok Tuton mudah ditemui di daerah Yogyakarta. Saya yang tinggal di kawasan Sleman sangat mudah untuk menemui rokok ini. Menurut cerita teman-teman, rokok ini memang sering dihisap oleh para petani dan perokok dengan golongan usia yang sudah berumur.

Karena harganya yang cuman 12 ribu rupiah, rokok Tuton ini tentu masuk dalam kategori sigaret kretek mesin dengan golongan cukai paling terakhir. Karena hal tersebut maka distribusi barang dari produk ini tak menyeluruh ke seantero pelosok Indonesia.

Dari segi bungkus, rokok ini memang punya kemiripan dengan Djarum Super. Warnanya sama-sama dominan hitam dan merah. Begitu juga dengan tulisan yang disemati warna emas. Mungkin hanya fontnya saja yang berbeda.

Baca Juga:  Dua Tradisi Lebaran yang Kretekus Banget

Kali ini yang saya ulas adalah rokok Tuton SPR. Produk ini dikeluarkan oleh pabrikan kretek kecil asal Demak, Jawa Tengah yaitu CV Pusaka Hidup. Tidak diketahui pasti siapa pemilik perusahan ini, apakah milik pabrikan besar atau individu biasa.

Akan tetapi jika kembali pada paragraf di awal mengenai citarasa rokok ini, tentu memang ada kemiripan dengan Djarum Super. Aroma nangkanya menonjol kuat dan begitu juga dengan batangnya.

Rokok ini memiliki sensasi tarikan yang cukup nendang, tidak sehalus Djarum Super. Ini yang mungkin jadi pembeda yang siginfikan. Mengingat mungkin saja rokok Tuton ini tak menggunakan tembakau dengan kualitas unggul seperti Djarum Super.

Meski dimikian citarasa seperti manis yang kuat seperti Djarum Super masih kita dapatkan. Agak sedikit ada sensasi pedas sebagai penyeimbang meskipun tidak begitu kentara. Aromanya sangat khas rokok kudus sekali.

Bisa dikatakan Rokok Tuton adalah Djarum Super versi downgrade. Cocok dibeli dan dihisap bagi kalian yang memang menginginkan Djarum Super namun lagi kantong kering di akhir bulan. Dengan 12 ribu saja bisa mendapatkan satu bungkus berisi 12 batang.

Baca Juga:  Tjap Bal Tiga, Pelopor Kejayaan Kretek Nusantara
Indi Hikami

TInggal di pinggiran Jakarta