sejarah Gudang Garam

Sejarah Gudang Garam; Berawal Dari Klobot, Menjadi Perusahaan Raksasa

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tak bisa disangkal bahwa Gudang Garam adalah salah satu raksasa industri rokok di Indonesia saat ini. Menguasai seperlima pasar rokok di Indonesia, inilah satu merek dagang paling terkenal di Indonesia. Dan tahukah kalian, jika sejarah Gudang Garam bermula dari perusahaan rokok klobot di sekitaran Kediri?

Pada tahun 1958 berdirilah pabrik rokok klobot dengan merek Ing Hwie. Pabrik ini didirikan oleh Tjoa Jien Hwie atau lebih dikenal sebagai Surya Wonowidjojo. Ia adalah ayah dari Susilo Wonowijojo yang merupakan pemilik dari Gudang Garam saat ini.

Sejak tahun 1926 Tjoa Jien Hwie tinggal di Madura setelah merantau dari China. Di sana Ia memulai usahanya sebagai pedagang keliling. Kemudian, Ia pindah ke Kediri dan bekerja di pabrik rokok Tjap 93 yang dimiliki pamannya. Barulah pada tahun 1958, Ia memutuskan merintis usahanya di bisnis rokok dengan meretk Ing Hwie tersebut.

Ia mengganti nama perusahaannya menjadi Perusahaan Rokok Tjap Gudang Garam dua tahun setelah perusahaan dirintis. Alasannya, nama perusahaan mengikuti logo perusahaan yang mencerminkan gambar dua bangunan yang terletak di dekat pabrik rokok Tjap 93, tempat kerja Tjoa sebelumnya.

Baca Juga:  Peram, Teknik Petani Daun Tembakau Masak

Awalnya, pabrik rokok yang didirikan di lahan seluas 1000 meter persegi dirintis bersama 50 rekan kerja Tjoa di pabrik pamannya. Setelah itu, Ia mengajak serta kedua anaknya untuk terlibat di bisnis ini. Tjoa sendiri memimpin perusahaan ini hingga Ia meninggal pada tahun 1984.

Setelah meninggal, roda kepemimpinan perusahaan diambil alih oleh Tjoa To Hing atau Rachman Halim yang merupakan kakak dari Susilo. Sang adik sendiri sebenarnya telah berada di posisi penting di Gudang Garam sejak tahun 1976. Barulah kemudian setelah Rachman Halim meninggal, Ia meneruskan kepemimpinan di Gudang Garam.

Dalam sejarah Gudang Garam, Susilo sendiri dikenal sebagai salah satu orang penting di sana. Ia adalah salah satu orang yang mengembangkan mesin khusus untuk memproduksi rokok kretek pata tahun 1979. Dan sejak memimpin pada tahun 2008, Gudang Garam berkembang pesat menjadi salah satu perusahaan paling besar di Indonesia.

Mengingat sejarah Gudang Garam ini dimulai dengan bisnis rokok klobot, mungkin itulah alasan salah satu alasan mengapa mereka tidak mematikan lini rokok klobot mereka hingga hari. Biar bagaimana pun perusahaan yang telah besar sekarang ini bermula dari bisnis rokok klobot. Dan karena itu pula, sejarah Gudang Garam bisa menjadi secemerlang sekarang.

Baca Juga:  Review Rokok Ziga, Opsi Lain Kretek Harga Terjangkau
Aditia Purnomo

Bukan apa-apa, bukan siapa-siapa | biasa disapa di @dipantara_adit