rokok

Menurunkan Berat Badan dengan Merokok? Why Not?

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Ada yang bilang kalau mau punya badan kurus iya merokok aja, tentu itu anjuran yang keliru belaka. Tapi kalau memang merokok sebagai solusi menurunkan berat badan, maka itu adalah satu dari sekian pilihan. Biasanya keinginan untuk memiliki bobot badan yang pas itu dialami oleh orang yang merasa over weight itu gak seksi.

Iya maklum saja sih ya, kenapa ada pameo semacam itu karena idiom seksi sudah dimoderasi oleh industri kecantikan, sementara bagi saya seksi itu sendiri bukan melulu soal fisik sih. Oke, kembali ke soal berat badan dan kaitannya dengan merokok. Apa betul merokok dapat menurunkan berat badan?

Kalau ada yang menganggap merokok adalah solusi untuk bikin bobot badan menjadi turun, ya tak keliru juga. Ada penjelasannya dari para ahli, bahwa aktivitas merokok dapat menekan nafsu makan ataupula ngemil. Itu menurut studi The American Journal of Clinical Nutrition.

Seperti yang sudah kita ketahui, berat badan kita ditentukan oleh keseimbangan antara asupan kalori dan jumlah energi yang dikeluarkan. Nah, dalam konteks ini sebetulnya perokok justru bisa jadi gemuk bahkan mengalami obesitas lantaran tidak seimbangnya asupan.

Baca Juga:  Diskusi Buku Perlawanan Politik dan Puitik Petani Tembakau

Artinya, potensi menjadi gemuk dan mengalami obesitas juga kerap dialami yang bukan perokok. Jika mengingat pola konsumsinya yang tidak seimbang. Satu hal yang tak kalah penting adalah ketika tubuh tidak pernah dibawa aktif untuk terbakarnya kalori. Iya bisa dipastikan terjadi penumpukan lemak maupun kadar gula.

Sebagian besar masyarakat menganggap tubuh yang ideal adalah tubuh yang memenuhi standar kelayakan fisik. Yakni tidak terlampau kurus tidak pula terlampau gemuk. Paling tidak, tinggi badan dan berat badan relatif memadai.

Aktivitas merokok bisa dijadikan solusi menurunkan berat badan dan itu sebetulnya bukan lagi hal baru yang perlu diperdebatkan. Sederhananya, saat kita merokok iya memang kita tidak akan tergiur mengonsumsi asupan makanan yang kelewat banyak. Nikotin punya cara kerjanya sendiri untuk membatasi kerja kelenjar dan sugesti kita untuk makan dan makan.

Banyak orang yang merasa tak memiliki berat badan ideal lantas melakukan diet dengan berbagai metode, bahkan kadang malah jadi terkesan menyiksa diri. Tak jarang yang berhasil mendapatkan berat badan yang diinginkan. Namun, tidak sedikit juga yang gagal lantaran tidak cocok dengan metode yang dipilih.

Baca Juga:  Tak Ada Kontribusi Perokok Dalam Pendapatan Negara

Sejatinya, aktivitas merokok merupakan pilihan dewasa yang bisa dilatari oleh ragam keinginan penikmatnya. Setidaknya, rokok memang mampu menjadi media untuk kita rileks ataupula fokus pada suatu kegiatan. Bilamana aktivitas merokok juga dijadikan cara untuk mengalihkan nafsu makan iya itu sangat masuk akal. Sekali lagi mengalihkan loh ya, menurut saya.

Soalnya, kadang pun setelah merokok dan mengeluarkan energi dari aktivitas sehari-hari, rasa lapar itu datang juga kok. Artinya, nafsu makan bukan ditekan akibat merokok. Lebih tepatnya teralihkan karena merokok, karena teralihkan itulah besar kemungkinan dapat mengurangi berat badan.

Perihal tuduhan kurus karena banyak merokok? Iya itu ditilik lagi dari pola hidupnya. Jika tidak seimbang pola hidupnya, malas olah raga terus kebanyakan meratapi mantan, ya itu yang tidak merokok pun bisa kurus, gaes.

Jibal Windiaz

anak kampung sebelah