Review Rokok Mustang, Rokok Murah Rasa Mantap

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sebagai sebuah produsen top di Indonesia, PT Djarum tentu punya banyak sekali produk. Salah satunya adalah rokok Mustang. Masih ingatkah anda dengan merek rokok ini? Konon rokok ini hanya dinikmati oleh golongan mas-mas alias pria dewasa saja, benarkah?

PT Djarum mengeluarkan rokok Mustang untuk segmen sigaret kretek mesin (SKM) dengan harga menengah ke bawah. Produk ini sebenarnya masuk dalam tarif cukai SKM layer kedua. Alhasil, produk ini tak bisa dijumpai di banyak daerah.

Sekali menjumpai produk ini, saya langsung tertarik untuk membelinya. Satu bungkus berisi 12 batang bisa dibeli dengan harga 14 hingga 15 ribu rupiah di pasaran. Tergolong murah untuk produk SKM keluaran PT Djarum.

Tak ada hal yang istimewa dari segi bungkusnya. Sekilas bungkus rokok ini mirip sekali dengan banyak bungkus rokok putihan. Begitu juga dengan batangnya. Mungkin ini satu keunikan tersendiri dari rokok ini.

Oh ya, hampir saja terlupa, yang paling identik dari rokok ini adalah gambar kuda berwarna hitam di bungkus. Ini adalah ciri khas rokok ini. Ya, mustang sendiri juga kan nama jenis kuda dari Benua Amerika. Masa namanya mustang tapi logonya kalkun? Kan gak nyambung tuh.

Baca Juga:  Review Rokok Raven, Dari Kudus untuk Perokok di Barat Indonesia

Lantas bagaimana dari segi rasa? Ada kemiripan dengan Djarum Super. Akan tetapi, rokok Mustang ini memiliki wangi nangka yang lebih ketimbang Djarum Super.

Nikmatnya lagi adalah tarikan rokok Mustang ini di luar dugaan saya. Bisakah anda membayangkan menghisap rokok murah namun dengan tarikan yang halus nan mantap? Ya rokok ini salah satu pilihannya.

Mungkin ada kesamaan saus yang diberikan pada rokok ini dan Djarum Super. Terbukti dari aroma nangkanya yang kuat. Hal yang berbeda mungkin dari racikan dan kualitas tembakau yang disematkan pada rokok ini. Ya sudah pasti Rokok Djarum Super punya tembakau yang lebih premium.

Nah menjawab pertanyaan di awal tadi, apakah benar rokok ini hanya dinikmati oleh mas-mas? Ah rasanya tidak. Mungkin itu hanya kelakar saja mengingat dulu Mustang (dibaca masteng) adalah singkatan dari mas-mas tengik. Yah namanya juga lelucon.

Berarti terjawab sudah ya pertanyaan tersebut. Buktinya, saya yang masih muda dan keren saja suka menghisap rokok ini juga.

Baca Juga:  Anak Pemuka Agama Tidak Boleh Merokok?
Indi Hikami

TInggal di pinggiran Jakarta