Review Rokok Xplore Cacao, Rasa Tak Sekeren Bungkusnya

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pepatah yang menyebutkan bahwa dont judge book by its cover memang benar adanya. Contohnya dalam memilih sebuah merek rokok. Jika hanya berpatokan pada bungkusnya saja, ya barangkali anda akan sering tertipu dan terjebak. Salah satunya dengan apa yang saya rasakan dengan Rokok Xplore Cacao.

Sebagai perkenalan, Rokok Xplore Cacao ini merupakan rokok buatan PT Trisakti Purwosari Makmur, Pasuruan. Apakah dengan demikian produk ini asli buatan perusahan lokalan? Eits belum tentu.

PT Trisakti Purwosari Makmur ini adalah kepanjangan tangan dari perusahaan rokok asing yaitu Korea Tobacco & Ginseng Corporation. Siapa yang tak kenal dengan KT&G? Produsen asal Korea Selatan ini juga merupakan pembuat dari rokok rasa buah terkenal yaitu Esse.

Kembali kepada Rokok Xplore Cacao, dari segi bungkus saya boleh katakan ini adalah yang terbaik saat ini. Bungkus dari rokok ini memiliki kesan futuristik dan keren. Bahkan bisa dibilang bahwa model bungkus rokok ini tak seperti pada umumnya.

Baca Juga:  Semangat Piala Dunia dan Bungkus Rokok Edisi Spesial

Impresi keindahan masih akan kita temui jika kita buka bungkusnya dan melihat batang Rokok Xplore Cacao ini. KT&G memberikan motif cantik pada papir dan filternya. Kesan premium sangat kita dapatkan dari bungkus dan batang rokok ini.

Hal sebaliknya justru akan kita dapatkan ketika menghisap rokok ini. Yah, lagi-lagi ini soal selera sebenarnya, bagi saya penyematan sigaret kretek mesin di bungkus rokok ini hanya gimmick semata. Rasanya justru seperti rokok putihan.

Kandungan tar rokok ini yaitu 33 miligram sedangkan nikotinnya sebesar 2 miligram. Rokok Xplore Cacao ini disebut-sebut sebagai SKM full flavour dengan rasa cacao pertama di Indonesia. Sejak awal dimunculkan pada Juni 2020 lalu saya percaya dengan promosi tersebut.

Pasalnya, KT&G memang sudah terbukti dengan produk-produk rokok SKM full flavournya. Namun ketika saya mencoba Xplore Cacao, rasa yang aneh justru yang didapatkan. Rasa coklatnya memang ada walau agak bersinggungan dengan rasa pedas.

Hal tersebut yang bagi saya terasa aneh dan tidak familiar seperti kebanyakan rokok di tanah air. Walau demikian saya mengakui bahwa tarikan di rokok ini cenderung halus. Tenggorokan anda masih akan nyaman meski baru pertama kali menikmati rokok ini.

Baca Juga:  Review Rokok Djarum Super MLD, Paling Worth It di Kelasnya

Di pasaran, rokok ini masuk dengan harga 18 ribu rupiah untuk sebungkus berisi 12 batang. Bagi kolektor bungkus rokok, mungkin Rokok Xplore Cacao ini cocok untuk dimiliki. Namun saya tidak yakin jika rokok ini menjadi pilihan utama untuk dihisap tiap hari.

Indi Hikami

TInggal di pinggiran Jakarta