Review Rokok Djeruk, Benarkah Rasa Buah Jeruk?

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Belum tentu jika sebuah merek rokok ada gambar buah di bungkusnya maka akan memiliki rasa seperti buah tersebut. Rokok Djeruk adalah contohnya. Meskipun produk ini memiliki nama jeruk, akan tetapi rokok ini tak ada sama sekali rasa buah dengan nama latin citrus tersebut.

Walau demikian rokok ini memiliki bungkus yang menyegarkan mata. Ada gambar buah jeruk di tangkai yang masih segar dengan model ilustrasi klasik. Lalu tulisan Djeruk dengan font yang tidak norak dan warna emas muda yang menyelimuti bungkus rokok ini.

Sekilas dari jauh bungkus Rokok Djeruk ini mirip dengan bungkus Rokok Djarum 76 Filter karena sama-sama menggunakan warna emas. Bedanya warna emas di bungkus Djeruk ini memiliki warna yang lebih muda.

Rokok Djeruk ini adalah salah satu produk dari tak banyak industri kretek yang terletak di Magelang yaitu PR CV Daun Djeruk. Kabarnya, perusahaan ini tengah kesulitan untuk melanjutkan produksi. Wajar, tarif cukai makin tinggi membuat banyak produsen berskala kecil mulai terhimpit.

Baca Juga:  YLKI Tidak Salah, Benyamin Biang Kerok Memang Film yang Tidak Layak Tonton

Meski terhimpit, rokok ini sebenarnya cukup familiar di kalangan kretekus. Rokok ini cukup legendaris dengan rasanya yang juga sebenarnya cukup nikmat.

Saya mencoba Djeruk emas ini yang masuk dalam kategori sigaret kretek mesin. Mengapa saya memilih mencoba rokok ini karena hanya Djeruk versi ini yang mudah ditemui di pasaran.

Secara rasa rokok ini memiliki kemiripan dengan rokok Djarum Super. Tapi memang segi kualitas batang Djeruk ini memang masih kalah jauh dengan rokok top asal Kudus tersebut.

Sensasi kreteknya cukup berasa meski di awak tarikan citarasanya belum nampak. Sensasi manisnya hadir mewarnai sepanjang hisapan. Akan tetapi, mungkin jika terlalu sering menghisap rokok ini akan merasakan rasa yang tak nyaman pada tenggorokan.

Tak mudah untuk menemui rokok ini di pasaran. Karena pembuatnya bukan produsen besar dan lagi pula rokok ini masuk dalam kategori cukai SKM terendah, jadi produksi dan distribusinya terbatas.

Di Yogyakarta anda masih bisa mudah menemui Rokok Djeruk ini. Barangkali anda berkunjung ke sana dan membelinya untuk oleh-oleh. Murah saja kok hanya sekitar 12 ribuan untuk satu bungkus berisi 12 batang rokok.

Baca Juga:  Apa Urusan Menteri Mengatur Penampilan Pengemudi Taksi?
Indi Hikami

TInggal di pinggiran Jakarta