kretekus

Review Rokok Djarum Coklat Extra, Cocok di Cuaca Dingin

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rokok Djarum Coklat Extra sukses hadir sebagai sebuah alternatif produk yang bisa dihisap oleh para pecinta Djarum. Produk ini masih dalam bagian keluarga Djarum Coklat dan diluncurkan pada 2010 lalu. Ada banyak hal yang menarik dari produk ini yang membuatnya memiliki banyak pecinta yang loyal. Mari kita bahas satu persatu.

Sulit untuk mencari poin negatif dari bungkus rokok Djarum Coklat extra ini. Didominasi oleh warna coklat dan emas, produk ini memiliki impresi mewah saat dilihat. Bahkan jika harus dibandingkan dengan Djarum Coklat, versi Extra ini justru memiliki desain bungkus yang lebih baik.

Tampil cantik di bungkus, Djarum Coklat Extra ini juga menawan dari segi batangnya. Produk ini memiliki batang rokok berwarna coklat dengan kesan seperti sebuah cerutu. Papir berwarna coklat ini juga nampak menyatu dengan warna tembakau didalamnya.

Seperti yang sudah disebutkan di awal, rokok Djarum Coklat Extra ini masuk dalam kategori sigaret kretek tangan dengan tarif cukai golongan kedua. Kandungan tar dalam rokok ini sebesar 38 miligram dan 2,4 miligram nikotin.

Baca Juga:  Mengenal Manfaat Perisa Pada Kretek

Dari kandungan tersebut kita sebenarnya bisa langsung menebak bagaimana sensasi tarikan rokok ini. Tentu tarikan hisapannya agak cukup berat dan menendang. Namun, mengingat ini adalah salah satu produk utama Djarum jadi masih terasa smooth.

Menariknya lagi adalah Djarum Coklat Extra ini memiliki rasa yang juga luar biasa nikmatnya. Sensasi pedasnya cukup terasa meski dalam kadar yang normal. Menurut saya pribadi ada aroma nangka yang cukup kuat dan mengingatkan saya pada rokok Djarum Super.

Sensasi hangat di tenggorokan juga cukup lumayan dari tarikan di rokok ini. Maka tak kaget jika banyak yang menyebutkan bahwa rokok ini cocok untuk dinikmati saat berada di dataran tinggi. Bisa untuk menghangatkan badan dari cuaca dingin di kawasan tersebut.

Rokok Djarum Coklat Extra pun cukup laku di kawasan dataran tinggi. Maka bisa dibilang juga banyak yang mencari rokok ini ketika bermain ke sana.

Durasi hisapan rokok ini tergolong cukup lama yaitu 16 sampai 17 menit. Cukup awet dan pas untuk dinikmati saat berwisata.

Baca Juga:  Para Tokoh yang Identik Dengan Rokok Hingga Akhir Hayat
Indi Hikami

TInggal di pinggiran Jakarta