Asbak rokok Bali

Asbak Rokok Bali, Oleh-oleh Khas Bagi Perokok

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pulau Bali adalah destinasi wisata unggulan bagi sektor pariwisata Indonesia. Jutaan wisatawan dalam negeri dan mancanegara bergantian datang mengunjungi pulau eksotis ini. Sebagaimana di tempat wisata yang lain, di Bali tentu terdapat beragam oleh-oleh khas lokal. Salah satu contohnya adalah asbak rokok Bali.

Lho, apa bedanya asbak rokok Bali dengan asbak rokok yang lainnya?

Nah, ini dia. Asbak rokok pada umumnya terbuat dari bahan stainless atau kaca. Tapi di Bali dikenal asbak yang terbuat dari bahan dasar kayu. Kayu diukir sedemikian rupa hingga membentuk wadah untuk menampung abu dan puntung rokok.

Ada berbagai macam bentuk ukirannya. Mulai dari asbak reguler dengan ornamen tradisional, asbak bentuk wajah, hingga yang nyentrik dan nyeleneh yakni asbak berbentuk alat kelamin pria.

Ukiran yang nyeleneh tersebut dikenal dengan istilah lolok atau dalam bahasa Indonesia berarti penis. Ya, kalian gak salah baca. Di Bali ada souvenir populer berbentuk ‘Mr. P’ yang dicat warna-warni.

Baca Juga:  Review Rokok Camel, Purple Mint Paling Nikmat

Sebenarnya bukan hanya asbak rokok, ada juga lolok yang dibuat untuk dijadikan sebagai gantungan kunci dan alat pembuka tutup botol. Intinya, souvenir tersebut berbentuk alat kelamin pria.

Bentuknya yang unik dan nyeleneh tersebut tak bisa serta-merta dikaitkan dengan pornografi. Lolok merupakan simbol kesuburan di Bali yang diidentikkan dengan Lingga Yoni dalam kepercayaan Hindhu.

Lingga Yoni sendiri adalah arca batu untuk peribadatan umat Hindu. Lingga, dalam agama Hindhu menjadi simbol dari Dewa Siwa. Sedangkan Yoni adalah simbol Dewi Parvati, istri Dewa Siwa. Ukiran lolok dapat dimaknai sebagai sebuah munajat agar meraih keberuntungan dan berkah dari Dewa Siwa.

Jadi, sudah tau kan filosofi di balik bentuk asbak rokok Bali yang nyeleneh?

Souvenir lolok ini mudah ditemukan di berbagai pusat penjualan oleh-oleh. Harga yang ditawarkan juga beragam, tergantung dari model, ukuran, kualitas bahan baku, dan tingkat kesulitannya.

Kalau kalian berkesempatan liburan ke Bali, jangan cuma beli kaos pantai atau pia susu. Kalian harus beli asbak rokok Bali atau souvenir lolok lainnya untuk dihadiahkan kepada teman kalian yang perokok. Lihat bagaimana respon mereka. Bagaimana, tertarik?

Gambar: instagram @balimiho
Aris Perdana

Manusia yang dikutuk untuk bebas | @arisperd