Cara Membedakan Cangklong Rokok Murah dan Mahal

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Menyoal produk gaya hidup sebetulnya opsi mahal-murah itu relatif. Bukan berarti tidak penting, suatu produk disebut mahal-murah, sejatinya hanyalah ukuran yang (sengaja) diciptakan oleh kompetisi pasar. Tak terkecuali cangklong rokok.

Secara umum harga suatu barang dagangan ditentukan oleh spek bahan berelasi dengan proses penggarapan, kemudian aspek estetika (keindahan/nilai seni), bentuk dan corak. Tak dipungkiri, ada aspek intrinsik yang hidup di kalangan penggemarnya, itu juga menentukan harga.

Pada cangklong rokok, aspek intrinsik ini biasanya berkenaan dengan daya guna dari bahan baku cangklongnya. Baik menyoal daya guna kesehatan serta nilai prestisius yang dipercaya oleh penggunanya.

Kita bahas cangklong mahal secara umum dulu ya. Cangklong di kalangannya terbagi dua alasan sehingga dapat disebut mahal. Pertama, terkait kelangkaannya, kedua, umur (sejarah) dari cangklong itu sendiri.

Sebagaimana yang pernah kita bahas pada artikel sebelumnya, jenis cangklong yang terbuat dari gading gajah dan tanduk rusa masuk golongan paling diminati. Dua jenis cangklong ini cukup yahuy juga harganya di pasaran.

Baca Juga:  Menyapa Warga Papua dengan Tembakau

Iya bukan apa-apa, kedua hewan itu saja sudah terbilang langka. Ditambah lagi, berlaku juga narasi tentang jenis rusa maupun gajahnya. Narasi semacam ini juga sebangun dengan penilaian terhadap batu permata. Batu permata ruby misalnya, ruby dari luar negeri lebih mahal dari permata ruby dalam negeri.

Bukan lagi rahasia, kalau di pasaran produk gaya hidup ini, baik cangklong maupun ruby tak luput dari permainan para oknum. Beredar juga produk duplikasinya di mana-mana. Artinya, tak jarang juga konsumen yang mengalami kerugian akibat permainan semacam itu.

Dalam konteks bahasa promosi, iya memang mereka (oknum) tidak berbohong, hanya tidak mengatakan yang sebenarnya saja. Di dunia periklanan, istilah semacam ini sudah menjadi pemeo yang lazim.

Secara spesifik, cangklong dari gading bisa dibedakan dari teksturnya. Ciri paling sederhana dapat diketahui dari retakan halus yang terdapat pada permukaannya. Dari sisi beratnya pun berbeda, lebih padat dan antep. Cangklong tanduk rusa pun demikian, tanduk yang sudah tua yang biasa digunakan. Lain halnya untuk kebutuhan pengobatan berbasis herbal.

Baca Juga:  Dua Tradisi Lebaran yang Kretekus Banget

Untuk kategori cangklong murah, bahan baku umumnya terbuat dari polycarbon saja. Untuk kategori bahan itu sendiri masih terbagi-bagi speknya. Haiya, ada juga cangklong yang berbahan kaca. Transparan gitu. Bagi saya ini tidak cocok buat orang dinamis macam saya.

Di antara pilihan yang mahal dan murah, sebetulnya kita bisa memilih cangklong yang relatif awet dan cukup worth it. Di antaranya yang berbahan baku tulang kambing ataupula sapi/kerbau. Selain itu, ada juga cangklong yang berbahan baku kayu. Nah, kalau jenis ini banyak varian pilihannya di pasaran. Ada yang dari kayu gaharu ataupula kemuning.

Jibal Windiaz

anak kampung sebelah