Merek Rokok Terkenal Asal Luar Jawa

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sebagian besar merek rokok yang beredar di pasaran diproduksi di Pulau Jawa. Seperti yang telah diulas ada di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Masing-masing asal daerah produksi ini memiliki karakternya yang khas.

Namun, jika kita tilik lebih luas lagi, sejatinya ada beberapa daerah lain di luar Jawa yang juga memproduksi beberapa merek rokok terkenal. Beberapa merek yang diulas di sini adalah brand yang sudah eksis sejak lama.

Sejarah usaha masing-masing pabrikan yang ada di luar Jawa ini memiliki beberapa kemiripan dengan yang ada di Jawa. Pada mulanya, pabrikan rokok di luar Jawa ini pun berangkat dari industri kecil rumahan. Seiring dinamika sejarah, ada beberapa yang kukut lalu diakuisisi oleh perusahaan besar—yang lebih kuat secara sistem dagang dan permodalan.

Baiklah, apa saja merek-merek rokok tersebut, mari kita ulas beberapa yang terbilang masih eksis dan terkenal di pasaran.

Panama

Agaknya ini merupakan produk klasik yang sepertinya juga jadi simpul memori dari banyak masyarakat di Sumatera. Rokok berjenis Sigaret Putih Mesin (SPM) ini memiliki bungkus berwarna putih dan biru serta memiliki logo kapal layar di tengah.

Baca Juga:  Review Rokok Dunhill Hitam; Kok Begini?

Panama merupakan brand yang diproduksi oleh PT Wongso Pawiro di Pematang Siantar, Sumatera Utara. Menyoal produk rokok asal Sumatera, iya tak bisa dilepaskan dari sejarah perkebunan tembakau Deli yang khas dan cukup mendunia.

Commodore

Rokok putihan ini terbilang rokok legendaris asal Sumetera Utara, penikmatnya sebagian besar adalah konsumen yang loyal dengan cita rasa bahan bakunya. Tembakau yang dominan pada rokok Commodore adalah tembakau virginia berpadu dengan tembakau barley yang khas.

Rokok ini merupakan produksi PT Bentoel Group yang kemudian dialihkan ke PT Adhitama Sejahtera Abadi. Perusahaan ini notabene notabene merupakan bentuk Joint-Venture antara Bentoel Group dengan Eratel Prima pemegang kontrak pertama.

Marcopolo

Barangkali masih banyak kalangan yang mengingat iklan legendaris dari rokok ini: kapal layar yang tengah berjuang lalu menang menghadapi ombak, sepanjang lagu itu diiringi lagu rock classic dan di akhir muncul narasi tagline ‘Pemberani dan Tangguh.’

Sejatinya produk ini punya banyak varian jenis. Namun yang paling populer adalah yang berjenis King Size dengan bungkus warna emas. Sekadar informasi, produk ini masuk dalam kategori Sigaret Putih Mesin (SPM). Rokok Marcopolo ini diproduksi oleh PT Sumatera Tobacco Trading Company.

Baca Juga:  Kretek

Cap Orang Setia

Mungkin tidak banyak orang yang mengenal betul rokok ini. Rokok yang diproduksi di Klungkung Bali ini terbilang populer di masyarakat lokal. Rokok Cap Orang Setia masuk golongan Sigaret Kretek Tangan (SKT). Ada juga merek lokal sejenis yang dikenal oleh masyarakat Bali, yakni rokok cap Satu. Umumnya dipakai untuk kebutuhan ritus-ritus sesaji.

Jibal Windiaz

anak kampung sebelah