harga rokok naik

Harga Rokok Naik, Perokok Tak Perlu Khawatir

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kenaikan cukai rokok di setiap tahunnya memang selalu diiringi kenaikan harga rokok. Namun, perlu diingat juga bahwa saat cukai rokok tak naik tahun 2019, tetap saja harga rokok naik di tahun itu. Jadi, mau cukai naik atau tidak, harga rokok naik hampir pasti menjadi keniscayaan.

Meski begitu, kita sebagai perokok tak perlu panik menghadapi hal ini. Masih ingatkah kalian tentang hoax rokok naik jadi Rp 50 ribu per bungkus beberapa tahun lalu? Ketika itu banyak sekali perokok yang panik. Bahkan, saking paniknya, mereka langsung membeli beberapa slop rokok untuk stok konsumsinya.

Padahal, hal tersebut adalah hoax dan tidak terjadi sama sekali. Soalnya tahun itu kenaikan cukai hanya ada di kisaran 10% seingat saya. Jadi sekalipun harga naik, tapi ya tidak signifikan. Ini sama saja seperti kenaikan harga beragam produk setiap tahunnya yang mengikuti kondisi-kondisi tertentu di tahun tersebut.

Karena itu, kepanikan atas beredarnya kabar kenaikan tarif cukai dan harga rokok sebenarnya tak perlu terjadi. Mengingat kenaikan memang akan selalu terjadi pada setiap produk di setiap tahunnya, dan kita sebagai konsumen selalu punya cara untuk mengakalinya. Tak hanya itu, pihak pabrikan sebagai produsen pun tetap memperhatikan kemampuan pasar untuk membeli produknya.

Baca Juga:  Zodiak Perokok: Aries, Tetap Rileks, Sebats Aja Dulu!

Misalnya, pada kenaikan cukai tahun lalu, sekalipun cukai naik tinggi tapi harga rokok tetap diupayakan stabil atau setidaknya naik tidak terlalu tinggi oleh pabrikan. Hal ini penting agar produk tetap bisa diserap oleh pasar. Karena itu, kerugian harga di sektor pabrikan kerap dipilih agar industri kretek Indonesia tetap berjalan.

Atau, kelihaian konsumen dalam mengakali perkara harga tahun lalu juga menjadi bukti kemampuan perokok untuk menghadapi hal-hal seperti ini. Toh, kalau harga rokok tinggi, masih ada rokok yang lebih terjangkau dan masih ada tembakau iris untuk di-tingwe. Kalau ingin rasa yang lebih enak, ya tinggal sesekali isap rokok premium yang rada mahal.

Jadi, jika pun harga rokok naik tinggi, konsumen tetap memiliki cara untuk menghadapi persoalan teresbut. Fleksibilitas adalah keunggulan konsumen di sektor apa pun. Tak perlu panik, tak perlu khawatir, kalau harga rokok benar-benar tinggi pun, kita masih bisa tetap sebats dengan beli eceran. Santai saja.

Aditia Purnomo

Bukan apa-apa, bukan siapa-siapa | biasa disapa di @dipantara_adit