Ragam

Review Rokok GG Move, Seperti Menghilang dari Pasaran

Gudang Garam mengeluarkan rokok GG Move pada November 2018 lalu. Produk ini diluncurkan untuk bersaing di segmen pasar rokok Bold yang memang tengah jadi tren di kala itu. Namanya cukup mencuat di awal kemunculan, namun kini entah seperti menghilang dan tenggelam.

Pabrikan rokok asal Kediri tersebut sepertinya tak main-main dalam mengeluarkan produk ini. Mengeluarkan rokok GG Move adalah cara cerdik untuk menyiasati keinginan perokok yang membutuhkan rokok dengan kadar tar medium.

Pasalnya selama ini hanya dua varian yang muncul di pasaran: versi low tar low nicotine (LTLN) dan Full Flavor. Oh ya, sebagai informasi kedua varian tersebut masih masuk dalam kategori Sigaret Kretek Mesin (SKM).

Nah kebanyakan rokok varian Bold seperti GG Move masuk dalam varian ketiga yaitu medium tar. Informasi lain untuk kalian adalah produk ini dikenakan golongan tarif cukai layer kedua. Harga satu bungkus rokok ini berisi 12 batang di pasaran sekitar 13 hingga 15 ribu rupiah.

Tak ada yang istimewa dari bungkus rokok ini. Desainnya cenderung biasa saja dan warnanya juga terjebak dalam arus bungkus rokok bold kebanyakan. Impresi saya saat memegang bungkus rokok ini adalah seperti rokok-rokok murah atau bahkan ilegal yang sering dijumpai di kampung-kampung.

Baca Juga:  Orang Merokok Biasanya Kurus, Benarkah?

Ya untungnya rokok ini harganya sangat terjangkau. Jadi memang tidak ada yang dipertaruhkan dari segi desain bungkus mungkin begitu juga dengan rasanya. Saat menghisap rokok ini saya berpikir bahwa tak ada hal yang istimewa, biasa-biasa saja.

Saya merasa rokok ini memiliki rasa yang cukup pedas meski aroma manisnya cukup terasa. Seperti menghisap aroma buah nangka dan citarasa tembakau oriental khas Indonesia cukup kuat terasa.

Mungkin satu-satunya keunikan rokok ini adalah fitur bolongan di filternya. Saya memberikan apresiasi lah karena rokok GG Move terbilang duluan ketimbang banyak merek yang sekarang baru menggunakan fitur tersebut.

Walau soal rasa ya sulit untuk menandingi dengan rokok-rokok sekarang. Buktinya saja produknya kini terasa seperti menghilang dan sulit untuk ditemukan.

Sumber gambar: instagram @arizona.creative

Penulis di Komunitas Kretek