Sampoerna kretek
Ragam

Review Rokok Sampoerna Kretek, Asiknya Bukan Cuma untuk Sendiri

Rokok Sampoerna Kretek atau yang dikenal juga Sampoerna Hijau telah kembali populer sejak tahun 2000-an. Meski sejatinya produk satu level di bawah Dji Sam Soe  ini diluncurkan pertama kali pada tahun 1959.

Beberapa kalangan memiliki penyebutan tersendiri terhadap produk SKT ini. Salah satunya penyebutan Samtek, singkatan dari Sampoerna Kretek. SKT dengan ukuran King Size ini cukup berhasil berada di segmen yang disasarnya.

Segmen tersebut adalah masyarakat kelas bawah yang menginginkan citarasa rokok Dji Sam Soe tapi dengan harga yang relatif lebih murah. Masyarakat semacam ini adalah masyarakat yang disimbolkan secara warna sebagai masyarakat ‘hijau’. Senang berguyub ria dan saling mengisi satu sama lain, sebangun dengan tagline Samtek; “Asiknya Rame-rame”.

Secara kemasan, rokok Sampoerna kretek hadir dengan citra warna hijau yang tidak terlalu terang. Namun, dari sisi rasa, komposisi rokok ini dapat kita terangkan secara singkat. Bagi para penggemar Samtek, tentu kesan gurih dan earthy dari rokok ini begitu dominan.

Iya karena dari sisi bahan baku terdeksi menggunakan tembakau virginia dan Madura. Sensasi hangat dari rempah cengkehnya pun sangat kuat. Selain itu terasa sensasi akar manis (liquorice) khas produk Sampoerna. Saus ini umum digunakan pada berbagai produk Sampoerna, rokok Panamas misalnya.

Baca Juga:  3 Kemampuan Dahsyat Dari Rokok

Sebagai SKT dengan ukuran King Size, seperti halnya produk SKT lainnya, rokok Sampoerna kretek termasuk yang menggunakan tembakau Oriental. Untuk mengidentifikasi rasa tembakau semacam ini diketahui sensasi nutty yang terasa kuat.

Jika Anda merasakan sensasi spicy yang kuat dari produk ini dikarenakan memang penggunaan rempahnya yang khas. Karakter blend dari komposisi tembakaunya memberi rasa gurih yang begitu digemari kalangannya.

Lintingannya yang padat membuat rokok ini memiliki keunggulan lebih dibandingkan produk flagship Dji Sam Soe. Para perokok Sampoerna kretek iya memang sebagian besar adalah penyuka rokok Dji Sam Soe, namun kebijakan cukai yang sejak lalu memberi berbagai dampak, termasuk kemudian mulai beralihnya para perokok ke brand lebih murah.

Begitupula kemudian para penikmat Samtek yang memilih rokok ini lantaran harganya yang relatif terjangkau dan citarasanya yang dekat dengan produk di atasnya.

Penulis di Komunitas Kretek

You might also like