rokok intro

Review Rokok Intro, SKM Full Flavor bagi Perokok Low Budget

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rokok Intro termasuk golongan SKM yang ada di level full flavor yang sejak dulu dikenal di daerah Jawa Tengah. Rokok produksi PT Manunggal Jaya Tobacco ini berisi 12 batang per bungkusnya. Produk ini terbilang produk kretek filter yang mengena di segmen perokok low budget.

Buka apa-apa, rokok dengan standar harga di bawah rata-rata rokok reguler iya memang lagi banyak diburu perokok. Kenaikan cukai yang demikian masif dari beberapa tahun lalu, membuat rokok semacam Intro ini cukup mendapat perhatian.

Secara citarasa, rokok ini termasuk mazhab Kudusan. Mulai dari aromanya sebelum dibakar saja, saya sudah bisa mendapat kesimpulan. Bahwa rokok ini sebetulnya lebih unggul dari rokok-rokok baru di kelasannya. Sepert Chief, Ziga, ataupula VIP, rokok Intro lebih mantap secara tarikannya.

Dengan kadar nikotin 2 Mg sementara tar 32 Mg, komposisi rokok ini sudah jelas menunjukkan posisinya di kelas full flavor. Komposisi tembakaunya relatif bersahabat dengan tenggorokan macam saya, iya mungkin faktor habit juga. Maklum, terbiasa dengan rokok tinggi nikotin.

Baca Juga:  Deretan Iklan Rokok Jaman Dulu Ini Bikin Kamu Senyam-senyum

Mungkin agak sulit bagi perokok yang terbiasa dengan rokok enteng (Low Tar Low Nicotine) untuk beradaptasi dengan rokok ini. Pertama, tentu komponen tembakau utamanya yang tidak didominasi virginia.

Namun, bagi perokok di kelasan saya, rokok intro cukup bisa dijadikan alternatif dibanding generasi rokok setelahnya. Intro merupakan produk kretek filter yang lebih senior dibanding merek-merek yang saya sebut di paragrap sebelumnya.

Bagi Anda yang terbiasa dengan citarasa seperti rokok Tuton, rokok ini bisa masuk ke selera Anda yang memang tak terlalu jauh rasanya. Haiya, tampilan logonya sudah mengalami perubahan pasca ditetapkannya PHW yang baru, kurun 2014-an.

Sebelumnyanya, logo Intronya itu ada di bagian atas bungkus rokok, kemudian berganti letak menjadi ada di tengah. Secara kemasan cukup elegan dan mudah terbaca. Apalagi soal warna kemasan yang didominasi merah. Warna yang kerap dimaknai sebagai warna keberanian.

Untuk kretekus penikmat rokok dengan citarasa sedikit manis tapi ada gurihnya juga, tentu rokok ini dapat dijadikan pilihan. Harganya juga cukup bersahabat, terakhir di kisaran Rp 12.000—13.000an. Tampilan filternya terbilang beda dari umumnya filter rokok di kelas full flavor. Dijamin, tidak mengecewakan.

Baca Juga:  Pomade Bung Kretek

Hanya saja, rokok ini memang masih sulit didapat di Jabodetabek. Mungkin soal peta persebarannya yang belum teramat meluas. Namun, bilamana kretekus sedang berplesir ke daerah Jawa Tengah, rokok dengan brand Intro ini bisa dengan mudah ditemukan di ritel-ritel rokok yang ada.

Komunitas Kretek

Komunitas Asyik yang Merayakan Kretek Sebagai Budaya Nusantara