Rokok sintren

Apa Jenis Rokok Klembak yang ada di pasaran?

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jenis rokok klembak telah dikenal sejak lama sebagai salah satu ciri kejeniusan masyarakat lokal. Bicara soal rokok, bangsa kita punya banyak jenis dan itu terbedakan berdasar komposisinya. Salah satu di antara yang banyak itu adalah rokok klembak.

Perbedaan yang paling prinsip pada rokok klembak ini ada pada penggunaan unsur klembaknya. Itu dari sisi komposisi. Ada yang menggunakan klobot atau daun jagung sebagai pembungkusnya. Adapula rokok klembak yang dibalut menggunakan kertas.

Jenis rokok ini cukup segmented memang, pasarnya tak semasif golongan rokok-rokok lainnya. Mudah ditemukan di daerah tertentu saja, terutama Jawa Tengah.

Mungkin, salah satu yang membuat rokok ini kurang begitu diminati secara luas, lantaran penggunaan klembak dan menyan yang terdapat pada rokok khas ini. Tak semua orang paham memang, kalau klembak dan menyan sebagai penegas rokok ini memiliki khasiat tersendiri.

Masyarakat pada umumnya cenderung mengaitkan rokok ini dengan narasi tahayul terkait aroma menyan yang ditimbulkannya. Aroma klembak dan menyan ini identik sebagai rokoknya orang sepuh, kerap memantik ingatan kolektif akan masa lalu nan asri di desa-desa di Jawa Tengah.

Baca Juga:  3 Tempat Yang Gak Banget Buat Merokok

Nah, berikut jenis rokok klembak yang ada di pasaran:

Cap Sintren

Merek ini adalah salah satu yang terbilang legendaris, meski ada beberapa merek lainnya yang tak kalah sepuh eksistensinya. Secara tampilan, umumnya rokok jenis klembak menyan demikian sederhana. Secara logo dan pengemasannya sangat klasik. Harganya pun relatif murah, di kisaran 12.000 – 13.000 rupiah.

Cap Siluman

Mendengar nama mereknya saja sudah terkesan horor, meski rokok ini belum tentu sehoror namanya. Ini adalah rokok klembak yang kabarnya kerap dijadikan salah satu pelengkap ritus-ritus tradisional. Biasa dijadikan sesaji untuk memenuhi hajat tertentu.

Cap Togog

Secara nama merek dan tampilan logonya mengingatkan kita pada tokoh pewayangan yang dikenal di kebudayaan Jawa. Rokok klembak yang satu ini termasuk produk sepuh yang sampai sekarang masih ada di pasaran.

Cap Djolali

Rokok klembak merek Djolali ini memberi kesan yang tak jauh berbeda dengan beberapa merek lainnya. Klasik. Tampilan logonya adalah potret lama sosok H. Bustam, pemilik bisnis rokok klembak ini. Produk asal kota Mutilan, Jawa Tengah, ini memiliki arti “jangan lupa”, terjemahan dari “djolali”. Dijual per bungkus dengan isi 10 batang, pasaran harganya 11.000 – 13.000 rupiah.

Baca Juga:  Uji Ketangkasan Di Pasar Malam dalam Permainan Berhadiah Rokok
Jibal Windiaz

anak kampung sebelah