Rokok Marlboro Advance, Cara Sampoerna Menurunkan Harga Produknya

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sejak pemerintah menaikan tarif cukai terbaru untuk tahun 2021, harga rokok sigaret putih mesin (SPM) menjadi melambung tinggi. Perusahaan mau tak mau harus otak untuk mengakali hal tersebut. Salah satunya adalah PT Sampoerna yang mengeluarkan rokok Marlboro Advance.

PT Sampoerna sebenarnya mengalami banyak perubahan sejak diakuisisi oleh Philip Morris International. Kapan-kapan akan dijelaskan lebih panjang apa saja perubahan tersebut. Tapi satu hal yang pasti, kini PT Sampoerna semakin gencar dalam produksi dan penjualan rokok bermerek Marlboro.

Seperti yang kita ketahui bersama, nama Marlboro identik dengan rokok SPM. Seperti yang disebutkan di awal juga bahwa harga tarif cukai rokok SPM membumbung tinggi. Agar tak tenggelam oleh persaingan di pasar yang kompetitif, Sampoerna (agaknya) sedikit menurunkan idealismenya.

Maka diciptakanlah rokok Marlboro Advance demi menurunkan harga produknya. Ini bukan rokok SPM, namun bergenre rokok sigaret kretek mesin (SKM). Dengan tarif HJE yang sebesar 740, rokok ini dijual di pasaran dengan harga 17.500 rupiah.

Baca Juga:  Ketika Perokok Menjadi Korban

Dengan harga demikian Sampoerna bisa berpotensi meraup keuntungan, apalagi dengan merek dagang Marlboro. Mau berharap dengan SPM Marlboro nampaknya akan sulit mengingat harganya yang makin mahal. Cara mudahnya ya bikin produk SKM dengan nama Marlboro. Sebuah gebrakan yang menarik sebenarnya.

Tapi ekspektasi bahwa rokok Marlboro Advance ini bisa sukses di pasaran nampaknya masih agak jauh dari realisasi. Mengingat SKM punya pasar persaingan yang sangat ketat, belum lagi ada catatan yang kami temukan dari rasa Marlboro Advance.

Apa yang membedakan rokok putihan dan kretek? Jelas hal paling fundamental adalah penambahan cengkeh, saus rasa, dan campuran bahan tembakau. Marlboro Advance memenuhi hal itu sebagai sebuah produk kretek.

Namun setelah kami mencoba, sepertinya unsur cengkehnya terbilang minim sekali. Akan tetapi rokok ini tetap memiliki rasa kretek yang jelas sama sekali berbeda dengan SPM Marlboro. Poin plusnya, tarikan rokok ini halus dan enteng.

Catatan tersebut setidaknya menjadi pijakan prediksi kami bahwa Marlboro Advance akan sulit bertarung di pasaran. Boleh saja produk ini keluar sebagai trik mengakali tarif cukai SPM yang melambung tinggi. Namun perokok memang tak pernah bohong kok soal rasa.

Baca Juga:  Prediksi Daftar Harga Rokok 2021
Indi Hikami

TInggal di pinggiran Jakarta