Star Mild, Inovator Rokok Dengan Filter Bolong

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rokok kategori SKM mild hari ini boleh jadi didominasi oleh Sampoerna A Mild. Pembuktiannya sederhana saja; Sampoerna A Mild adalah produk yang terlintas di benak kita jika berbicara rokok mild. Tapi dulu Bentoel punya produk yang lumayan menandingi. Yap, Star Mild.

Star Mild dulu salah satu jagoan di genre mild. Sebagaimana rokok mild pada umumnya, Bentoel menyuguhkan rokok Low Tar Low Nicotine (LTLN) dengan sensasi smooth dan ramah di tenggorokan. Konsumen tidak sedikit, apalagi pada jaman kejayaannya dulu.

Pada tahun 2012, Bentoel merevolusi wujud Star Mild. Tampil dengan kemasan baru yang lebih futuristik, bahkan filter pada batang rokok pun turut berubah. Star Mild Tritek namanya. Tritek merupakan inovasi filter rokok tiga lapis dengan susunan dua filter asetat dan satu filter hollow, sehingga rasa yang dihasilkan sangat halus.

Nah, inovasi pada filter hollow tersebut berbentuk bintang. Bentuk yang unik, futuristik, dan eye catching. Konon, inilah awal mula inovasi rokok bolong jadi populer kemudian.

Baca Juga:  Melihat Lebih Dekat Lingkungan Industri Kecil Kretek di Kudus

Pada tahun 2016, muncul lagi produk dengan filter hollow. Kala itu HM Sampoerna yang berinovasi lewat produk SKM Full Flavour bernama Marlboro Filter Black. Teknologi yang dipakai mereka namai dengan istilah Air Flow Filter. Para perokok biasa menyebutnya dengan istilah marlong, alias Marlboro Bolong.

Kedua produk di atas adalah contoh rokok dengan inovasi filter bolong. Intinya, filter semacam itu bertujuan untuk menciptakan sensasi tarikan yang lebih smooth akibat udara yang masuk filter lebih banyak.

Tapi, generasi perokok kekinian mungkin kurang familiar dengan produk yang ‘bikin hidup lebih hidup’ ini. Maklum, penjualan Star Mild Tritek memang kurang memuaskan. Itu sebabnya StarMild “lahir baru” lagi pada tahun yang sama dengan kemunculan Marlboro Filter Black. Saat itu mereka kembali ke single filtration, alias filter tunggal tanpa lubang.

Meski popularitasnya kini mulai pudar, citra Star Mild tetap kuat bagi sebagian pecinta kretek mild lawas. Mereka juga sudah dianggap senior dalam hal inovasi rokok bolong. Produknya masih ada sampai sekarang, hanya saja untuk menemukannya tidak bisa semudah dulu.

Baca Juga:  Review Rokok Sukun Special, Varian yang Istimewa

Saya pun pernah jadi fans Starmild dulu. Maksudnya, lebih sering membelinya dibanding Sampoerna A Mild. Logo bintang jatuh, paduan warna biru putih, dan slogan “Losta Masta” tentu jadi hal ikonik di memori.

Sumber gambar: smoking-room.net
Aris Perdana

Warganet biasa | @arisperd