Manfaat Tembakau, Bisa Jadi Bumbu Nasi Goreng

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tembakau, selain digunakan sebagai bahan baku rokok, pada sisi lainnya ada manfaat tembakau yang jarang diketahui luas. Mulai dari manfaatnya secara medis juga manfaat yang berkaitan dengan kuliner.

Pengetahuan tentang manfaat tembakau sepertinya sebagian besar hanya diketahui masyarakat tradisional. Hampir umumnya dapat kita temukan di keseharian masyarakat yang masih menjaga nilai-nilai budaya.

Di beberapa negara, tembakau diteliti secara serius, menjadi bahan studi yang terus potensial menyumbangkan pengetahuan baru. Sebagaimana yang ditemukan neurobiologist Prancis terkait nikotin dapat mengurangi reaksi berlebihan pada sistem imun tubuh, sering ditemukan pada kasus infeksi Covid-19 yang fatal.

Selain kerap menjadi bahan penelitian, tembakau juga sudah lazim dikonsumsi sebagai rokok tingwe. Pada masanya dahulu, unsur tembakau dikunyah bersama sirih, biji pinang, dan kapur. Tradisi ini disebut sebagai tradisi nginang.

Aktivitas nginang sendiri memberi manfaat dalam menjaga kesehatan gigi serta sistem pencernaan. Nginang pernah lazim pada zamannya. Lalu muncul kelaziman baru berupa produk kretek. Seturut waktu terus berkembang mengalami pemutakhiran.

Baca Juga:  3 Iklan Rokok Paling Memorable di Indonesia

Manfaat tembakau untuk penyembuhan yang bersifat darurat sebagai pengusir kutu ayam, misalnya. Pada pengalaman tertentu, tembakau digunakan pula air rebusannya yang bersifat analgesik. Menteralisir sakit gigi, bahkan ada yang menggunakannya untuk mengatasi sembelit.

Literatur yang menyebutkan tentang penggunaan tembakau ini sudah banyak tersebar, dengan mudah kita temukan. Jauh sebelum paradigma kesehatan modern menggeser sistem pengobatan lokal yang menjunjung nilai-nilai holistik.

Tembakau sudah digunakan untuk keperluan pengobatan dan kelengkapan ritus. Di antara manfaat-manfaat yang sudah kita ketahui itu, di Temanggung, daerah berjuluk Kota Tembakau, ada nasi goreng yang khas dalam penggunaan bumbunya.

Tembakau menjadi salah satu penyedap yang digunakan pada masakan nasi goreng khas Temanggung itu. Boleh jadi, ini bukan pula hal baru pada khazanah kuliner Nusantara. Artinya, penggunaan daun tembakau untuk melengkapi kenikmatan suatu masakan sudah lazim di negeri kita.

Sangat dimungkinkan sekali penggunaan daun tembakau untuk diolah sebagai kuliner. Pasalnya, tembakau sendiri adalah golongan vegetasi alias sayur mayur. Sejak dulu, masyarakat Nusantara sudah terbiasa dalam pemanfaatan dedaunan di sekitarnya untuk melengkapi menu makan.

Baca Juga:  Kiat Petani Menyiasati Panen Tahun Ini

Nasi goreng khas Temanggung ini menjadi salah satu contoh pemanfaatan tembakau untuk kuliner. Artinya, tembakau bukanlah vegetasi yang mengerikan atau bahkan membahayakan kok. Aman dikonsumsi, dan layak sebagai penyedap.

Jibal Windiaz

anak kampung sebelah