bahaya vape atau rokok

Bahaya Vape Atau Rokok?

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sejatinya vape atau rokok merupakan produk konsumsi yang terdapat kandungan nikotin di dalamnya. Keduanya sama-sama dikonsumsi dengan cara di-inhale dan melalui proses yang sama-sama menghasilkan asap.

Vape ataupula yang dikenal sebagai rokok elektrik, secara industri tergolong produk HPTL (Hasil Produk Tembakau Lainnya). Sama seperti rokok, vape juga dikenai cukai. Karena apa? Iya itu, masuk golongan produk ‘tembakau’ lainnya.

Atas dasar itulah, produk berbahan baku tembakau ini juga terikat oleh kebijakan yang berlaku pada PP 109/2012 tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan.

Kemunculan produk rokok elektrik sebetulnya adalah bentuk lain dari mengonsumsi nikotin. Efek yang ditimbulkan setara dengan yang didapat dari rokok, memberi eefek relaksasi bagi yang mengonsumsinya.

Namun, tak jarang kita mendapati seruan-seruan ataupun jargon-jargon yang menyatakan, vape lebih aman dibanding rokok. Kata ‘aman’ yang dimaksud tentu kaitannya dengan kesehatan. Kemunculan produk ini, secara politik dagang merupakan bagian dari produk NRT (nicotine Replacement Therapy).

Baca Juga:  Dirgahayu Nelayan Indonesia: Di Laut Berjaya, Di Daratan Sejahtera

Terkait ap aitu NRT, bisa kita ketahui dari buku Nicotine War, secara singkat produk NRT ini dihadirkan sebagai jembatan untuk berhenti dari kecanduan rokok. Bicara soal produk ini, mau tak mau kita akan menemukan agenda kepentingan dagang yang melatarinya.

Baik vape maupun rokok, keduanya merupakan bisnis yang sama-sama memberi nilai ekonomi bagi produsennya. Bagi penyedia bahan bakunya, bagi distributor maupun pedagangnya. Terlebih pula negara, mendapatkan nilai devisa dari cukai kedua produk tersebut.

Jadi, ketika tarif cukai naik, masing-masing konsumen produk tersebut mengalami persoalan yang sama. Ketika ada pertanyaan bahaya vape atau rokok, jawaban moderatnya ya sama-sama memiliki faktor risiko seperti halnya produk konsumsi lainnya.

Mau itu rokok elektrik ataupun rokok konvensional, tak ada satu sama lain yang bisa sepenuhnya dikatakan aman. Meskipun nikotin untuk vape berupa cairan liquid. Sementara pada rokok konvensional, kita mendapatkan sensasi nikotin dari tembakaunya langsung.

Meskipun teknis mengonsumsi vape tidak membutuhkan korek api, lantaran ada proses elektrikal yang membuat cairan liquid itu menguap melalui proses pemanasan. Bukan berarti sepenuhnya tidak memilki faktor risiko.

Baca Juga:  Fenomena Rokok Rasa Buah yang Tengah Populer

Untuk beberapa kasus, di beberapa negara dunia, penjualan produk rokok elektrik sangatlah dibatasi dengan ketat. Hal ini disebabkan adanya konsumen yang menjadi korban akibat mengonsumsi vape secara tidak tepat. Iya, hal ini merupakan bukti faktual, walaupun vape digadang-gadang aman, iya tetap saja ada sisi bahayanya. Itu.

Jibal Windiaz

anak kampung sebelah