hero casual

Review Rokok Hero Casual, Ramai di Tiktok dan Instagram

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Belakangan ini saya sering buka dan melihat tiktok. Setelah berkali-kali melihat orang berjoget tiba-tiba FYP saya nongol video orang-orang merokok. Uniknya rokok yang dihisap adalah rokok Hero Casual. Produk apa ini? Kok mendadak ramai dijadikan konten aplikasi asal Tiongkok tersebut.

Tidak hanya ramai di tiktok, ternyata di Instagram rokok produksi Sumatera ini juga ramai diposting orang. Bukan cuman sekadar di Instastory tapi juga muncul di feed banyak selebgram. Saya langsung mbatin: Wah, fiks ini mah kalau produk ini lagi gencar-gencarnya promo di sosial media.

Setahun lalu deh rokok yang diproduksi oleh PT Sumatera Tobacco Trading Company ini jarang kita dengar. Boro-boro nongol di sosial media, ada di warung-warung ajah juga enggak. Nyaris ga terkenal deh. Tapi belakangan nasibnya berubah.

Sebenarnya sih generasi terdahulu sudah cukup mengenal produk Rokok Hero. Hanya saja bentukannya tidak seperti ini dan memiliki nama yang berbeda yaitu Rokok Hero Filter English Blend. Hanya ada satu jenis dan masuk dalam kategori sigaret putih mesin (SPM).

Baca Juga:  Perokok Juga Bertanggungjawab Pada Lingkungan

Tapi saat ini, ada tiga pilihan jenis rokok yang sekarang lagi rame di pasaran itu. Pertama yang memiliki bungkus warna biru jeans denim, kedua yang berwarna putih, ketiga warna hitam. Uniknya, tiga model bungkus dari produk ini sama-sama ada logo singa yang mirip sama logo bus Scania.

Tiga-tiganya ini juga memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Hero Casual berwarna biru jeans adalah rokok putihan, sedangkan yang berwarna putih adalah sigaret kretek mesin low tar low nicotine, sedangkan yang hitam adalah SKM Bold.

Hero Casual Biru Jeans memiliki harga 26.000 rupiah per bungkus, sedangkan varian LTLN yaitu 16.500 rupiah, dan Bold seharga 15.000 rupiah. Tiga-tiganya juga masuk ke dalam pasar rokok di Jawa secara bersamaan.

Di sisi lain Rokok Hero Filter English Blend juga sepertinya masih diproduksi dan dijual di pasaran. Hanya mungkin ditujukan untuk yang familiar saja. Sebaliknya tiga merek Hero Casual diperuntukkan untuk kalangan baru dan segmentasi pasar yang lebih luas di Indonesia. Sepertinya begitu.

Baca Juga:  Cengkeh dan Manfaatnya yang Tersembunyi
Indi Hikami

TInggal di pinggiran Jakarta