PB Djarum
Ragam

PB Djarum Kembali Gelar Audisi Bulutangkis

Selain sepakbola, olahraga lain yang menyita antusiasme masyarakat Indonesia adalah bulutangkis. Indonesia memiliki reputasi baik dalam olahraga ini. Bahkan banyak atlet kita mampu menjadi juara dunia. Pembinaan para atlet sejak usia dini adalah kuncinya. Bakat-bakat atlet muda kita memang harus terus diasah. PB Djarum, jadi salah satu akademi yang membina banyak atlet usia dini lewat seleksi yang rutin dilakukan untuk menemukan bakat-bakat muda.

Sejarah mencatat, banyak atlet bulutangkis jebolan PB Djarum berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Alan Budi Kusuma, Lim Swie King, Eddy Hartono, Debby Susanto, hingga yang paling fenomenal yaitu Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir adalah para jebolan akademi dengan segudang prestasi. Mereka adalah yang berhasil mengumandangkan lagu kebangsaan di kompetisi besar dunia.

Setelah apa yang telah diukir, bukan berarti perjalanan PB Djarum sebagai akademi bulutangkis di Indonesia berjalan mulus. Sempat ramai tudingan bahwa apa yang dilakukan PB Djarum terindikasi sebagai bentuk eksploitasi anak. Tudingan yang sama sekali tak berlandaskan. Terlalu sempit memandang.

Baca Juga:  Artis Merokok Dicibir Lagi, Kali Ini Zayn Malik

‘Kasak-kusuk’ antara PB Djarum dan KPAI sudah lewat. Dan seharusnya tak perlu terjadi lagi mengingat bahwa ini bersangkutan dengan salah satu cabang olahraga terbesar di Indonesia yang banyak mengukir prestasi. Sekarang saatnya berbenah, untuk kembali mencetak generasi atlet bulutangkis hebat lagi.

Kabar baiknya, tak lama lagi PB Djarum akan kembali menggelar audisi bulutangkis untuk kelompok umur. Dari mulai U-11, U-13, hingga U-15. Seleksi ini digelar untuk kategori putra dan putri. Seleksi ini boleh diikuti oleh peserta dari seluruh daerah di Indonesia. 

Target seleksi ini akan dilaksanakan di pertengahan tahun 2022. Yoppy Rosimin, selaku Ketua PB Djarum berujar di salah satu wawancara bahwa seleksi akan diselenggaranakan di Kudus. Ada dua skenario dalam rencananya. Pertama, dilakukan hanya sekali di Kudus. Kedua, digelar di kota terdekat seperi Surabaya, Jogja, dan Purwokerto.

Besar harapan bahwa nantinya acara ini berhasil digelar dengan sebaik-baiknya. Mengingat, terakhir audisi umum beasiswa bulutangkis dari PB Djarum digelar tahun 2019. Ada banyak calon-calon atlet masa depan Indonesia yang menggantungkan mimpinya lewat olahraga ini.

Baca Juga:  Bentoel dan Dua Zaman yang Berbeda

Bagi saya, audisi seleksi beasiswa tersebut bukan hanya sekedar acara biasa saja. Sangat pasti bahwa setiap daerah di Indonesia mempunyai anak-anak dengan bakat luar biasa. Mereka adalah anak-anak yang punya mimpi dan semangat besar. Sangat sayang jika tidak disalurkan dengan baik melalui acara-acara seperti ini. Dan audisi PB Djarum adalah salah satu jembatan mewujudkan mimpi hebat anak-anak Indonesia.

Kita tentu ingin menyaksikan generasi yang mampu mewarisi dengan baik prestasi bulu tangkis yang telah harum. Menyaksikan anak-anak hebat di Indonesia mengukir prestasi di kancah dunia. Mendengar lagu kebangsaan kita diputar dan anak-anak muda Indonesia dengan gagahnya berdiri di podium tertinggi. 

Penulis di Komunitas Kretek

You might also like