Press ESC to close

Marlboro Filter Black, Fruity dan Gurih?

Marlboro Filter Black merupakan produk kedua Marlboro dalam segmen SKM Full Flavour. Apakah rokok ini berhasil penetrasi ke pasar?

Marlboro Filter Mix 9 yang diluncurkan pada tahun 2007 merupakan seri Marlboro pertama dalam segmen SKM Full Flavor. Marlboro yang identik dengan rokok putihan mencoba merebut pasar Indonesia dengan Marlboro Full Flavor. Namun saat itu Marlboro Filter Mix 9 mendapati penjualan yang kurang baik, sampai pada akhirnya produksi rokok seri ini dihentikan.

Setelah itu, Marlboro mengeluarkan Marlboro Filter Black yang merupakan produk kedua dari Marlboro dalam segmen SKM Full Flavor. Untuk seri ini, sepertinya mendapat respon pasar yang bagus, setelah perilisannya Agustus 2016, rokok ini banyak diminati masyarakat dan cepat beredar di pasar. 

Ada beberapa alasan kenapa Marlboro Filter Black mendapat sambutan baik dari penikmat kretek di indonesia. Segmen SKM FF atau lazim disebut dengan rokok filter (dalam bahasa awamnya) merupakan segmen yang dianggap Philip Morris Indonesia cukup menjual.

Berdasarkan Annual Report yang sudah dipublish pada kuartal 1 2016 menunjukan segmen SKM menunjukan angka 73,5% dimana Sampoerna sendiri menguasai 29,9% dari segmen SKM secara keseluruhan. 

Sedang Marlboro sendiri hanya mampu meraih market share sebanyak 5,1% dari total penjualan rokok di Indonesia atau masuk kedalam peringkat 5 rokok yang paling banyak terjual di Indonesia. Mengingat brand equity dari Marlboro sudah sangat baik, dan banyak pertimbangan mengingat 93% perokok di Indonesia adalah perokok kretek maka Marlboro akhirnya mengeluarkan lagi versi SKM FF dengan beberapa perubahan yang signifikan.

Banyak rokok SKM FF yang menjadi primadona pasar rokok, Misal Djarum Super dan Surya Profesional, Melihat minat perokok yang lebih menyukai rokok dengan rasa yang kuat, maka Marlboro mencoba bermain di pasar tersebut. Terlebih lagi Marlboro memiliki image maskulin yang tinggi (untuk seri merah atau Flavor), maka dipilihlah Marlboro Filter Black untuk bersaing dalam segmen SKM FF. 

Produk ini seakan menjadi produk adaptasi dari Marlboro Premium Black yang sudah diluncurkan sebelumnya, namun dengan kearifan lokal yakni dalam wujud SKM Full Flavor. Dengan kesamaan dalam kemasan dan seal yang digunakan, serta tipping paper yang memiliki desain serupa, Marlboro seakan memasuki segmen baru dalam hal SKM Full Flavor dengan adanya seal dan inovasi pada filternya yang tidak bisa ditiru rokok lainnya.

Karakteristik Per Batang

marlboro filter black batang

Yang menjadi karakter kuat ketika melihat batang rokok ini adalah inovasi Air Flow Filter (dua lapis filter, dengan lubang berbentuk tube), inovasi ini memberikan rasa yang lebih mantap namun dengan smoothness yang baik serta kadar tar yang lebih rendah dibandingkan dengan rokok lainnya. 

Baca Juga:  Republik Kretek dan Destinasi Wisatanya

Batang rokok ini memiliki panjang yang sama dengan SKM FF pada umumnya, namun dengan diameter yang agak sedikit lebih slim. Dalam hal ini pada bagian tipping papernya terdapat motif cork yang didominasi dengan warna abu-abu, disertai objek yang diatasnya bertuliskan FILTER BLACK dengan adanya unsur segitiga curve, dan tulisan Marlboro di sisi lainnya. Bisa dibilang pada bagian tipping papernya mengadopsi Marlboro Premium Black.

Durasi bakar sangat pas, dalam sesi perbatangnya, rokok ini lebih cepat dibanding SKM FF umumnya, cocok untuk menyela waktu sebentar ingin merokok dalam keadaan terburu buru. Namun kekurangannya, ketika mendekati tipping paper rokok ini akan mulai panas, namun tipping paper rokok ini cenderung lebih kuat dibandingkan SKM FF buatan Sampoerna lainnya. 

Kemasan Marlboro Filter Black

kemasan marlboro filter black

Kemasan rokok ini didominasi warna merah tua dan warna hitam. Model kemasan ini menggunakan kemasan sudut C-Shape yang sudah diterapkan pada Marlboro yang menggunakan Pro Seal. 

Bagian depan dan belakang kemasan terdapat rooftop Marlboro berwarna merah tua disertai emboss tulisan Marlboro. Logo Philip Morris berada di sisi depan bungkus dimana teksturnya bisa dirasakan. Tulisan Marlboro juga terdapat di sisi depan kemasan menggunakan warna hitam doff dan timbul. 

Tulisan FILTER BLACK  berwarna putih disertai garis berbentuk jarum berwarna merah menyiratkan rokok ini masuk kedalam jenis SKM FF. Kata FILTER-nya di-bold sedemikian rupa dan tulisan BLACK yang tercetak miring mempertegas varian terbaru dari Marlboro ini. 

Warna hitam pada kemasannya melambangkan kesan bold dan harsh yang ingin ditunjukkan oleh rokok ini, sedang merah melambangkan berani dan menggambarkan rasa yang full khas keluarga Marlboro Flavor. 

Tulisan 12 CIGARETTES (ada 16 dan 20) dengan font ala eurostile menjelaskan jumlah batang dalam tiap kemasan. Bagian samping kemasan tertulis Air Flow Filter dan SKM yang menjelaskan rokok ini masuk kedalam jenis SKM dengan fitur utama filter yang digunakan sebagai nilai jualnya. Bagian bawah rokok ini tertulis PT HM SAMPOERNA, Tbk. yang merupakan anak perusahaan dari Philip Morris International.

Daya tarik utama juga selain fitur filter rokok ini adalah inovasi PRO SEAL yang mungkin baru di Indonesia. Dengan adanya PRO SEAL, saat dibuka kemasannya maka langsung terbuka juga sealnya secara otomatis. Dalam hal ini ditujukan sebagai jawaban Sampoerna atas adanya Dunhill Filter yang  menggunakan inovasi Pro Seal yang telah rilis sebelumnya pada November 2014 lalu.

Rasa

rasa marlboro filter black

Rasa rokok ini bisa dibilang sangat fruity dan gurih, tingkat kemanisan rokok ini dalam takaran menengah. Ada juga sensasi rasa cocoa yang cukup terasa, disertai unsur raspberry yang khas rokok buatan Gudang Garam dan sentuhan fermented khas black rhum. 

Baca Juga:  Kenapa Perokok Tak Bisa Dilarang Merokok?

Rasa pedas pahit khas tembakau juga lumayan bisa dirasakan, namun tertutupi dengan sensasi saus campuran berry dan cocoa. Secara keseluruhan, karakter Marlboro Filter Black ini tergambar dengan unsur cocoa, sedang karakter kreteknya tergambar dengan unsur berry dan ada sedikit unsur nangka. 

Rasa kasar tembakau juga terasa saat rokok baru dinyalakan, namun smooth ketika ditarik. Hal ini dikarenakan adanya Air Flow Filter yang membuat rasanya lebih sopan ketika dihisap, namun tetap menjaga citarasa strong yang ingin dijual rokok ini. Ketika dibakar maka flow filter akan berubah warna. 

Dapat disimpulkan bahwa rokok ini merupakan rokok dual filter pertama dalam segmen SKM Full Flavor. Unsur pedas pahit disini cukup terasa terutama berkat adanya penambahan rempah dalam takaran yang menengah. 

Kadar nikotin 1.9 mg membuat throat hit pada rokok ini tidak begitu terasa, namun unsur tembakau dan rempah pada rokok ini sangat terasa terutama karena penggunaan tembakau lokal berkualitas. Sangat nikmat, bahkan sangat mantap bila ditemani kopi pahit. 

Pandangan subjektif penulis, secara rasa rokok ini memang enak. Dan menimbulkan rasa nyaman pada tenggorokan mengingat Air Flow Filter sangat mampu membuat tarikan yang lembut namun tetap berkarakter. Rokok ini juga memiliki aftertaste yang cukup terasa, terutama sensasi fruitynya. Memang sepantasnya sangat cocok untuk perokok SKM FF yang ingin merasakan sensasi berbeda. .

Harga Marlboro Filter Black

Jika dibandingkan dengan rokok SKM FF lainnya Harga rokok ini termasuk mahal, tersedia tiga varian, yaitu isi 12, isi 16 dan isi 20. Untuk isi 12 harganya berkisar Rp. 20 ribu sampai Rp. 24 ribu. Secara matematis, bisa disimpulkan harga satuan rokok ini Rp 2.000an (13 Maret 2023).

Marlboro Filter Black juga kini mudah dijumpai di warung warung dan minimarket setelah pendistribusian nya pada September 2016. Rokok ini memang mahal secara harga, namun karena rokok ini masuk ke dalam SKM FF maka akan terhitung lebih murah dibandingkan rokok sejenis di segmen yang sama.

Komunitas Kretek
Latest posts by Komunitas Kretek (see all)

Komunitas Kretek

Komunitas Asyik yang Merayakan Kretek Sebagai Budaya Nusantara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *