Press ESC to close

Tips Mudik Ala Perokok Menjelang Lebaran

Mudik ala perokok ini memang unik. Lebaran memanggil semua orang untuk pulang ke kampung halaman, termasuk juga perokok. Karena itu, istilah mudik di Indonesia begitu familiar untuk semua lapisan masyarakat. Mau kaya mau miskin, mau kampung sendiri atau kampung pasangan, semua ikutan mudik. Termasuk juga perokok.

Nah, kali ini, saya mau memberikan tip mudik ala perokok yang bisa digunakan untuk semua kalangan. Mau kamu perokok atau tidak, ya bisa digunakan. Meski nantinya isi tulisan ini yang lebih untuk membimbing perokok agar mudik di jalan yang benar sih. Biar tidak kelamaan, mari kita lanjutkan. 

Pertama, untuk para pemudik yang merokok, saya menyarankan Anda untuk tetap menjalani ibadah puasa. Loh iya, namanya mudik ini bukan alasan untuk tidak berpuasa. Kalau kemudian mudik jadi alasan untuk tidak berpuasa, untuk apa mudik dan lebaran itu sebenarnya? Bukankah lebaran ini untuk merayakan kemenangan orang-orang yang berpuasa? 

Karena itu, sebisa mungkin dan harusnya sih ya, kita sebagai umat Islam tetap teguh menjalankan perintah agama. Toh dengan berpuasa, tidak akan muncul isu orang yang merokok sembarangan ketika mudik. Kalau pun sudah lewat jam buka puasa, biasakan merokok di tempat yang tepat. Kalau berkendara, berhenti dulu untuk istirahat jika mau merokok. 

Baca Juga:  Upaya Masyarakat Lereng Gunung Sindoro Merawat Alam dan Tradisi Dengan Festival Lembutan

Ingat, keselamatanmu itu penting. Keselamatan orang lain juga penting. Jadi, agar sama-sama selamat, mari berkendara dengan baik dan benar. 

Tips mudik ala perokok yang kedua; jika kamu mengantuk maka pastikanlah agar beristirahat terlebih dahulu. Namanya mudik ini kan pasti macet ya, pasti capek. Mungkin kamu ingin menghemat waktu dengan nerabas terus. Namun, sebaiknya, jika lelah pastikan tubuhmu beristirahat. Jangan dibalas nanti malah keselamatanmu ikut bablas. 

Berhenti, istirahat. Ngopi dan sebats dulu barang secangkir dua batang. Kalau sudah lebih segar, lanjutkan perjalanan. Dan yang paling penting, tentu saja, jangan berkendara sambil merokok. Walau itu mungkin membuat kamu tidak mengantuk, tapi yang pasti itu membuatmu menjadi perokok yang bajingan. 

tips mudik

Tips mudik ala perokok ketiga; pastikan kamu bawa perlengkapan kesehatan. Misalnya obat-obatan. Ya setidaknya bawa tolak angin atau minyak angin. Kalau urusan bawa rokok, ya sebaiknya kamu bawa. Biar di jalan ndak perlu beli rokok agar praktis dan dinamis. Walaupun nggak bawa obat, kamu bisa mencari posko mudik yang biasanya menyediakan obat dan tempat istirahat. 

Baca Juga:  Rokok Samtek Itu Rokok Apa?

Terakhir dan yang paling penting, kamu harus punya kampung halaman untuk dituju. Jangan sampai kamu ingin merasakan mudik, tapi eh ternyata ngga ada kampung halaman. Kalau memang begitu, lebih baik kamu liburan saja. Bisa di kampung halaman teman, atau siapa gitu. Makanya, kalau nggak punya kampung halaman sebaiknya kamu segera menikah biar bisa mudik ke kampung pasangan.  

Itulah tips mudik ala perokok yang bisa kami sampaikan. Kalau mau diikuti syukur, kalau nggak pun nggak masalah. Karena yang paling penting adalah kami sudah mengajak kalian untuk menjadi perokok yang santun. 

Jibal Windiaz

anak kampung sebelah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *