Press ESC to close

Rokok Camel Option Purple: Benarkah Kalah Pamor Dengan Esse?

Camel Option Purple mencoba menyaingi pasar dari Esse, khususnya varian capsule. Apakah bisa?

Jika membicarakan produk rokok SKM LTLN Capsule atau rokok Mild Capsule, pada urutan pertama tentu saja produk rokok dari Esse. Rokok itu memang mendominasi pasar rokok high level SKM Mild Capsule.

Bahkan, produk rokok Esse lah yang mempopulerkan rokok SKM Mild Capsule. Sehingga kemudian, banyak pabrikan lain yang juga ikut nimbrung membuat rokok SKM Mild Capsule. Sebut saja yang sedang populer sampai saat ini ialah Win Click Purple dari Malang, dan LA Purple Boost dari Kudus. 

Rokok Camel Option Purple yang akan kita bahas kali ini pertama kali meluncur di pasaran pada awal Agustus 2020. Awal kemunculannya memang sempat menjadi fenomena. Sebab, banyak perokok yang kemudian bergeser ke rokok ini. Apalagi melihat rokok high level macam Esse harganya semakin tinggi karena terkena dampak kenaikan tarif cukai rokok

Sayangnya, antusiasme perokok pada produk ini tidak bertahan lama. Sebab rasa yang ditawarkan rokok Camel Option Purple dianggap banyak orang, nanggung. Rasa rokok memang relatif. Tapi ada semacam patokan bahwa rokok yang enak itu rasanya sesuai dengan rasa yang disukai banyak orang. Semacam kesepakatan bersama yang tidak tertulis. 

Seperti, banyak orang bilang bahwa rokok SKT Dji Sam Soe itu rokok yang enak. Dan, hampir setiap perokok pernah mencicipinya walaupun cuma sekali sepanjang hidupnya. Itu hanya misalnya. Hanya contoh saja. Tidak bisa dijadikan patokan juga. Karena saya yakin, mungkin ada juga orang yang belum pernah mencoba rokok Dji Sam Soe. Selera itu tidak bisa menjadi bahan perdebatan, lur.

Entry Level Alternatif Penikmat Mild Capsule

Sayangnya, rokok Camel Option Purple, sejak kemunculannya, hingga saat ini, belum bisa dikatakan sebagai produk yang bisa memunculkan kesepakatan bersama para penikmat rokok Mild Capsule.

Karena masih dianggap kalah pamor dengan kehadiran rokok Esse yang masih mendominasi dan makin inovatif dengan produk-produk rokok capsule terbarunya di pasaran. Ditambah lagi dengan kehadiran rokok Win Click Purple dan LA Purple Boost yang membuat persaingan rokok capsule di pasaran makin ketat.

Akan tetapi, jika Anda penikmat rokok SKM Mild Capsule, sepertinya Anda perlu mencoba rokok SKM Mild Camel Option Purple. Hal ini penting agar lebih memahami perbandingan rokok-rokok yang saya maksud. Sebab, menurut saya, rokok SKM Mild Camel Option Purple ini hanya pantas jadi rokok alternatif saja.

Apalagi harganya yang lebih murah dibandingkan dengan rokok sejenis milik Esse. Sehingga orang yang rokok hariannya SKM LTLN Capsule jika kantongnya mentok pada akhir bulan, lebih memilih bergeser ke rokok ini. Selain itu, tidak ada alasan lain. Hanya harga yang jadi pertimbangan kenapa memilih rokok ini.

Rokok Entry Level dengan Harga Terjangkau

Pada awal kemunculannya tahun 2020, harga rokok Camel Option Purple di warung-warung rokok berada pada kisaran 15k. Tergantung toko dan warungnya. Sebab, ada juga yang menjual 15.500. Sedangkan HJE di pita cukainya 15.325. 

Kemarin saya beli rokok Camel Option Purple di toko Yanto jalan Purbaya, Sleman, harganya sudah naik menjadi 17500. HJE di pita cukainya masih sama dengan HJE pada saat rokok ini keluar pada tahun 2020 yaitu 15.325.

Bandingkan dengan harga produk Esse yang banyak variannya itu. Saat ini harganya mencapai 30an ribu per bungkusnya. Tentu terpaut jauh. Walaupun isi rokok Esse rata-rata berjumlah 16-20 batang. Sedangkan rokok SKM Mild Camel Option Purple berisi 12 batang setiap bungkusnya.  

Harga yang terpaut jauh itu menjadikan rokok Camel Option Purple menjadi pilihan alternatif kalo pas kantong cekak. Lalu bagaimana dengan rasanya?

Baca Juga:  Cerutu Rizona di Temanggung dan Kualitas Tembakau Indonesia yang Mendunia

Lebih Enak Jangan di-Click

Niat orang membeli rokok SKM Mild Capsule tentu karena ingin menikmati sensasi rasanya setelah batangan rokok di-click pada filternya. Namun saya menyarankan anda, jika menikmati rokok ini sebaiknya jangan buru-buru memencet atau meng-click filternya untuk mengubah rasanya. Karena perbedaan rasanya sangat signifikan. 

Begini, ada dua cara menikmati rokok SKM LTLN Capsule. Pertama, Anda bisa menikmatinya sejak bakaran pertama langsung sampai habis tanpa meng-click atau memencet tanda ungu pada filternya. Kedua, Anda bisa menikmatinya dengan memencet filternya sejak api korek menyulut ujung bakarnya sampai habis dengan menikmati sensasi rasa berry yang tersebar melalui filter. 

Saran saya sih, agar terlihat adil dengan diri anda, nikmati saja terlebih dahulu sensasi rasa rokok ini dengan cara jangan dipencet atau di-click dulu. Nikmati saja sampai kira-kira setengah batang. Setelah sampai setengah batang, baru diclick filternya untuk merasakan perubahan rasanya menjadi rasa berry. Lalu nikmatilah rasanya. Bagaimana, enak sebelum atau sesudah di-click?

Aroma Batangannya Sedap

Saya mencoba memulainya dari awal sebelum membakar batangan rokok Camel Option Purple ini. Pertama batangannya saya tempelkan dulu di lubang hidung untuk mencium aromanya. Ada aroma manis yang halus, wangi lembut, dan sedap. Aroma batangannya lembut banget. Seperti aroma manis perpaduan aroma buah tapi saya kesulitan menangkap nama jenis buahnya.

Percayalah enak banget aromanya. Sedap. Halus.

camel option purple

Saat ujung bakarnya disulut api korek, isapan pertama langsung terdengar suara kretek, kretek, kretek. Memang tidak sekeras suara kretek kretek rokok SKT atau SKM regular sih. Lebih pelan dan halus suaranya. Artinya, dalam setiap batangan rokok SKM Mild Camel Option Purple ini juga memakai cengkeh. Hanya saja kadar cengkehnya sangat rendah.

Rasa pedasnya juga sangat tipis sekali jika tidak diisap secara cepat dan beruntun. Ada rasa manis yang menempel di bibir dari filternya. Sedangkan rasa tembakaunya sangat halus sebagaimana rokok SKM Mild lainnya. Mungkin memakai campuran tembakau Virginia.

Ada juga sensasi rasa gurih yang bikin krasa enak di lidah. Hanya saja rasa gurihnya masih dalam kategori rendah. Aroma asapnya harum berry, mungkin karena asapnya melewati filter yang terdapat bulatan berisi perasa berry pada filternya. Untuk rasanya sebelum di-click, saya sangat menikmatinya dan memberi nilai 8,5 dari 10. Enak. 

Bagi anda yang rokok hariannya terbiasa berjenis SKT atau SKM regular, tentu rasa rokok SKM Mild Camel Option Purple ini akan terasa tawar. Kurang nendang. Ya, namanya juga rokok SKM Mild. Nikotinnya aja hanya 1,1 mg. 

Aroma Camel Option Purple Setelah di-Click

Setelah saya menikmati setengah batang, baru saya mencoba meng-click filternya tepat pada tombol lingkaran yang berwarna ungu, rasanya langsung berubah drastis. Ada rasa berry yang menyengat dengan rasa dingin yang sedang.

Akan tetapi, saat saya coba isap secara mendalam, rasa dingin dan berrynya jadi tambah kuat. Aftertaste-nya saat asap diembuskan, muncul rasa pahit menyentuh lidah. Tipis sih tapi terasa aja. Untuk rasa setelah di-click saya beri nilai 7 dari 10. Entah kenapa saya kurang bisa menikmati rokok ini setelah di-click.

aroma batang camel option purple

Namun ini penilaian subjektif saya saja, ya. mungkin Anda akan merasakan hal yang berbeda dengan apa yang saya rasakan. Makanya, saya lebih memilih menikmati rokok Camel Option Purple ini saat sebelum di-click filternya. Karena lebih nikmat dan sedap dibandingkan dengan setelah filternya di-click.  

SKM Mild Golongan Dua

Rasanya kurang adil apabila saya membandingkan rokok SKM Mild golongan satu dengan rokok SKM Mild Camel Option Purple. Golongan tarif cukainya saja sudah berbeda. Tarif cukai golongan satu tentu lebih tinggi. Harganya di warung rokok juga jadi tambah mahal.

Baca Juga:  Coffeeshop Kok Gak Ada Ruang Merokok?

Tapi bagi sebagian perokok, SKM Mild golongan satu dianggap lebih berkelas dan lebih high level jika dibandingkan dengan rokok SKM Mild bertarif cukai golongan dua. Mungkin karena gengsi, ya. Anggapan ada harga ada rupa masih jadi pegangan sebagian orang. 

Jadi sebenarnya pamor rokok ini kalah dengan varian produk Esse itu terletak hanya pada perbedaan harganya saja. Jika soal rasanya, bisa saja orang akan memilih SKM Mild Camel Option Purple. Karena selera rasa rokok setiap orang itu berbeda-beda. 

Pendapat bahwa rokok yang harganya mahal itu enak masih berlaku. Tapi bagi sebagaian orang lainnya bisa sebaliknya. Rokok yang harganya dianggap murah malah lebih cocok rasanya. Pilihan menikmati rokok ada di tangan masing-masing orang. Bisa memilih harga juga bisa memilih rasanya yang cocok. Mau pilih gengsi atau biasa-biasa saja dan hanya fokus pada rasa rokoknya.

Akan tetapi, sekali lagi saya tegaskan bahwa sebagai rokok pilihan alternatif, rokok SKM Mild Camel Option Purple ini juga sebenarnya tidak buruk-buruk amat rasanya. Bahkan masuk dalam kategori rokok enak.

Apalagi bagi Anda yang menyukai rasa berry dan sensasi dingin rokok capsule, mungkin mengisap rokok ini akan terasa lebih nikmat. Nikmat karena rasanya bukan nikmat karena harganya yang tinggi demi gengsi. 

Dari uraian saya di atas, bisa dimaklumi kan jika rokok Camel Option Purple ini kalah pamor dengan rokok capsule dari varian Esse. Kalahnya karena emang beda kelas pada golongan tarif cukainya saja. Jadi sebenarnya, rokok SKM Mild Camel Option Purple kalah pamornya ada pada high level rokok kelas satu. Kalau soal rasanya sih relatif. Anda bisa juga menikmatinya sesuai dengan selera anda. 

Desain Kemasannya Kekinian 

Secara tampilan, kemasan bungkus rokok SKM Mild Camel Option Purple ini gak kalah bagus dengan varian produk Esse yang banyak memainkan warna-warna cerah.

Warna dasar rokok Camel Option Purple memainkan perpaduan warna ungu dan putih yang elegan. Sehingga pada tampak muka dan belakang desain kemasannya sangat enak dilihat dengan ikonik onta berwarna putih yang ditaruh jadi titik sentral pada kemasannya.

camel option purple

Pada bagian atas onta putih ada semacam logo bertulisakan Quality Kretek yang melingkari tiga buah bunga cengkeh. Perbedaan warna gradasi yang diberi batas persegi pada bagian tengah desain membuat tampilan desain kemasan rokok Camel Option Purple ini terlihat seimbang antara bagian atas dan bawahnya. Secara komposisi juga sangat pas. Sehingga gak malu-maluin jika ditaruh di atas meja tongkrongan di kedai-kedai kopi atau café. 

Untuk desain kemasannya saya beri nilai 9 dari 10. Cakep.

Secara keseluruhan rokok Camel Option Purple ini sebenarnya gak terpaut jauh dengan varian rokok capsule milik Esse. Hanya saja memang, golongan tarif cukai mempengaruhi pasar rokok. Sehingga membuat keberadaan rokok Camel Option Purple  seolah-olah berada di bawah bayang-bayang rokok capsule varian Esse.

Sebab, Esse yang memang terlebih dahulu menguasai pasaran rokok SKM LTLN Capsule.

Kini tinggal memilih saja. mana yang jadi pilihan yang menurut anda tepat. Membeli rokok demi gengsi atau demi rasanya yang nikmat. Pilihan terbaik ada di tangan Anda. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *