Press ESC to close

4 Alasan Orang Mencuri Korek, No. 3 Sering Kamu Temui!

Korek menjadi barang yang wajib dimiliki oleh para perokok. Bagaimana mungkin orang mau merokok kalau tidak punya korek. Tapi diakui atau tidak barang ini terbilang riskan. Karena fenomena yang terjadi biasanya baru saja beli korek eh tiba-tiba raib entah kemana. Hilangnya korek ini bisa jadi tertinggal di suatu tempat atau malah dibawa teman tongkrongan. Makanya marak fenomena orang mencuri korek (curanrek).

Saya pernah iseng menanyakan beberapa perokok, bahwa mereka lebih baik hilang alias diminta 1-2 batang rokoknya, daripada kehilangan atau diminta koreknya. Kalau dipikir-pikir aneh. Padahal yang namanya korek merk Tokai misalnya, harganya cuma sekitar Rp3000, setara dengan satu batang rokok Djarum Super. Tapi ya begitulah. Korek Rp3000 lebih betahan berhari-hari, selama itu tidak hilang atau dicuri. 

Jadi sudah sewajarnya kalau banyak perokok yang mempertahankan korek. Bahkan kalau koreknya dicuri para perokok ini tidak jarang yang emosi. Lalu saya pun bertanya-tanya kenapa ada orang-orang yang mencuri korek. 

4 Alasan Orang Mencuri Korek

Kira-kira alasan apa yang melatar belakangi itu semua. Nah berikut adalah alasan orang-orang mencuri korek.

Baca Juga:  4 Tipe Perokok yang Menyebalkan

1. Trauma

Jangan salah orang yang mencuri barang ini awalnya memiliki trauma. Trauma karena koreknya sering dicuri. Sehingga dari trauma itu ia lampiaskan kepada orang-orang yang bawa korek lalu kemudian ia ambil. Ketika bergeser ke konteks yang lain, Ini persis seperti halnya kasus bullying. Di mana tidak menutup kemungkinan korban bullying akan menjadi pelaku bullying di kemudian hari karena menyimpan trauma di masa lalu.

2. Balas Dendam

Alasan yang kedua ini sebenarnya hampir mirip dengan yang pertama. Hanya saja kalau balas dendam ini lebih kira-kira dalam mencari sasaran. Misalnya si A telah mencuri korek si B. Lalu si B akan gantian mencuri korek si A. Begitu seterusnya.

3. Tidak Tahu

Alasan ketiga dari orang-orang mencuri barang itu antara lain tidak tahu. Ini manusiawi sekali. Karena tidak tahu disini adalah tidak tahu kenapa tiba-tiba korek sudah ada di saku. Mereka tidak berniat untuk mencuri tapi saat meminjam korek entah kenapa alam bawah sadarnya bermain dengan memasukan korek ke dalam sakunya.

Baca Juga:  Menjadi Perokok yang Baik dengan Tidak Memberi Rokok pada Anak di Bawah Umur

4. Habit

Alasan keempat ini adalah faktor kebiasaan. Karena sudah menjadi habit, korek di meja tongkrongan pengen sekali diembat. Entah disengaja atau tidak tapi yang namanya kebiasaan mau gimana lagi. Mau diubah juga susah.

Saya tidak mau menghukumi orang-orang yang mencuri barang itu. Tapi yang perlu diakui atau tidak, setiap perokok akan dicuri dan mencuri korek. Itu adalah keniscayaan. Jadi yang sabar ya kalau kehilangan korek. Hehehe. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *