Press ESC to close

Rokok SKM Sergio 20 Batang, Rokok yang Halus dari Kudus Alternatif Penganti L.A Lights

Ketika di suatu tongkrongan, saya pernah melihat ada seorang teman yang membawa rokok yang jarang saya lihat. Rokok Sergio. Tapi saya belum kesampaian untuk mencobanya dan mengamati rokok itu secara detail. Malahan saat melihat namanya itu, saya langsung teringat pemain sepak bola asal Real Madrid: Sergio Ramos. Bahkan saat saya cek obrolan soal rokok Sergio di sosmed, beberapa orang juga langsung kepikiran nama Sergio Ramos.

Saya tidak tahu alasan pihak produsen menamai rokok itu dengan nama Sergio. Mungkin biar terdengar mewah. Atau mungkin dugaan saya itu bisa keliru karena ada maksud tersendiri dengan penamaan rokok itu. Btw pihak produsennya berasal dari Kota Kudus, ya. 

Berbicara Kudus secara umum, Kota Kretek ini seolah “dikutuk” untuk menghasilkan rokok-rokok enak, sebut saja seperti keluarga Djarum, Clasmild, Sukun, dan lain sebagainya. Masing-masing boleh diklaim menjadi rokok enak dan mendapatkan pasarnya masing-masing. 

Nah apakah hal itu juga berlaku bagi Sergio, alias rokok ini masuk kategori enak? Akan saya jabarkan nanti. Tapi saya pertama kali membeli rokok ini (membeli ya bukan meminta) adalah ketika pulang ke Temanggung. Waktu itu saya berniat untuk membeli rokok di warung dekat rumah. Karena penasaran dengan rokok Sergio saya pun langsung membelinya dengan harga Rp24.000.

Baca Juga:  Persahabatan Sejati Che Guevarra dengan Cerutu

Dalam hati, saya berpikir kok tumben warung di kampung saya menjual rokok Sergio. Sedangkan penilaian saya bahwa rokok ini masuk kategori rokok yang belum terkenal. Pun yang menjual biasanya toko kelontong yang sudah besar atau warung-warung yang ada di kota besar seperti Jogja misalnya. Tapi lupakan itu.

Desain dan Ukuran Batang

rokok sergio

Yang pasti saat melihat desain bungkusnya secara detail, saya nilai memiliki tampilan yang sederhana tapi tetap elegan. Tidak begitu glamor tapi tetap di tahap yang luwes. Tidak neko-neko. Tentu secara ukuran bungkus rokok ini terlihat sedikit lebih besar karena memiliki ukuran batang yang panjang dan berisi 20 batang SKM dengan ukuran diameter layaknya SKM mild.

Rasa Rokok Sergio

Mengenai rasanya, enak atau tidaknya suatu rokok sebenarnya tergantung selera. Tapi membicarakan Sergio, rokok ini saya nilai nyaris mirip dengan rokok L.A lights yang warna merah. Ya 9 banding 11 kalau penilaian saya. Tarikannya enteng. Ada rasa manis dan gurihnya. Hanya saja bagi kalian penikmat kretek yang agak “nendang” sepertinya kurang cocok dengan rokok ini.

Baca Juga:  Begini Sejarah Rokok Mild di Indonesia

Sehingga rokok ini saya rekomendasikan untuk kalian yang mencari rokok mild halus dan tidak begitu nendang. Atau bagi kalian para perokok pemula sepertinya akan cocok dengan rokok ini. Pun yang tidak kalah penting rokok ini saya nilai masuk sebagai rokok yang tidak begitu menguras kantong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *